2.000 Siswa Rebutkan Beasiswa President University

786

SEMARANGSedikitnya 2.000 siswa SMA/SMK dan sederajat antusias mengikuti tryout masuk President University yang digelar Jababeka Scholarship di GOR Sahabat Semarang, Minggu (22/1) kemarin. Peserta tak hanya dari Kota Semarang, tapi juga datang dari sejumlah sekolah di luar kota, seperti Blora, Demak, Ungaran, Kendal dan daerah lainnya.

Sekitar pukul 06.30, para peserta sudah mulai berdatangan di lokasi. Mereka tampak bersemangat untuk mengikuti tryout memperebutkan beasiswa kuliah gratis di President University. Selain dikoordinasi oleh pihak sekolah melalui pendaftaran online, ratusan siswa datang sendiri dan mendaftar secara langsung atau offline.

”Sengaja ikut tryout ini karena President University merupakan salah satu kampus unggulan di Indonesia. Jika lolos bisa dapat beasiswa, kebetulan pihak sekolah juga memfasilitasi siswanya untuk ikut,” kata Vira Putri, peserta tryout dari SMAN 1 Semarang.

Naufal Sabitad, siswa SMKN 7 Semarang yang mendaftar secara offline bersama beberapa temannya mengaku mendapatkan informasi pelaksanaan tryout dari social media (socmed), terlebih tryout diselenggarakan secara gratis. Sejumlah temannya juga mengetahui kegiatan tersebut dari iklan di Jawa Pos Radar Semarang.

”Iseng aja mas, siapa tahu bisa diterima dan mewujudkan cita-cita kuliah di kampus dengan fasilitas dan megah serta berstandar internasional,” ujarnya.

Hadir membuka tryout kemarin, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin, Wakil Rektor Bidang Kerjasama President University Handa S Abidin, serta petinggi Jababeka Cikarang.

Handa S Abidin mengatakan, jika President University merupakan kampus unggulan di Indonesia yang memiliki standar pendidikan betaraf internasional, di mana seluruh program studi dalam belajar mengajar menggunakan bahasa Inggris.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyalami peserta tryout. (Nurchamim@radarsemarang.com)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyalami peserta tryout. (Nurchamim@radarsemarang.com)

”Bahasa Inggris adalah bahasa internasional, kita tahu saat ini Indonesia harus bersaing dengan tenaga kerja dari asing karena sudah bergulirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan menguasai bahasa asing, tentunya menjadi nilai plus bagi mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, President University memiliki partner dengan 45 universitas di 17 negara. Sehingga memungkinkan adanya pertukaran mahasiswa President University dengan universitas di luar negeri.

”Universitas ini pun punya relasi dan hubungan dengan perusahaan multinasional yang ada di Jababeka. Lulusan kami banyak yang bekerja di perusahaan tersebut. Bahkan sebelum lulus, mereka sudah banyak yang bekerja,” tuturnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, berharap kepada peserta tryout untuk berusaha keras meraih prestasi, apalagi ada universitas bertaraf internasional, yakni President University yang siap memfasilitasi. ”Para siswa yang ikut tryout ini adalah siswa unggulan, sebelumnya sudah bersaing dengan siswa lain di sekolah masing-masing. Kali ini usaha yang lebih keras harus dilakukan agar bisa mendapatkan beasiswa kuliah,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Hendi ini berpesan agar setelah lulus dari sekolah dan melanjutkan ke perguruan tinggi untuk bersunguh-sungguh. Sebab, kehidupan yang sebenarnya bukan pada masa sekolah ataupun kuliah, melainkan saat mencari dan saat bekerja. ”Selain pendidikan formal, harus punya kompetensi dan softskill yang mumpuni, sehingga saat terjun di dunia kerja bisa bersaing,” pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo, menambahkan, jika sikap kepedulilan dari President University dan Jababeka yang memfasilitasi siswa dan guru di Jawa Tengah patut diapresiasi, salah satunya dengan mengadakan tryout dan memberikan beasiswa bagi siswa dengan nilai terbaik.  Selain itu juga memberikan pelatihan kepada guru agar punya kompetensi yang lebih baik.

”Saya harap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Soal-soal ujian bisa dikerjakan maksimal dengan kepercayaan diri yang tinggi serta mengutamakan kejujuran,” katanya. (den/aro/ce1)