33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Kesadaran Rendah, Angka Putus Sekolah Tinggi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PEKALONGAN – Angka putus sekolah masih tinggi, bukan karena tidak mampu membayar biaya sekolah, melainkan karena kesadaran untuk menempuh pendidikan formal rendah. Lurah Klego, Suwarno menyebutkan ada 40 anak dengan usia 7 hingga 18 tahun yang tidak sekolah karena malas dan merasa tidak butuh sekolah.

Hal demikian, ia sampaikan saat acara sarasehan sepeda K3 di Kantor Kelurahan Klego, Jumat (20/1). Namun, sekarang sejumlah anak tersebut sudah dibimbing oleh lembaga pendidikan bernama Aminah untuk mengejar pendidikan paket A, B dan C.

Selain angka putus sekolah tinggi, wilayah kumuh juga menjadi masalah di kelurahan tersebut. Setidaknya ada dua Rukun Warga (RW), yakni RW 2 dan RW 7, menjadi wilayah terkumuh. Ia menyebutkan ada 478 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di wilayah tersebut. “Di daerah tersebut sempit, terus penataan rumah kurang memperhatikan lingkungan, sehingga akses jalan sempit,” jelasnya.

Tak hanya itu, faktor ekonomi juga memengaruhi keadaan wilayah tersebut menjadi kumuh. “Rob juga menyumbang wilayah kumuh, terutama di RW 1,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan, Saelany Mahfudz, merasa kecewa karena tingginya angka putus sekolah disebabkan oleh faktor kemalasan anak-anak di daerah tersebut, bukan faktor biaya. “Jika anak putus sekolah karena terhambatnya biaya maka Pemkot Pekalongan siap membantu. Tapi kalau karena mereka yang malas kan sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk permasalahan lain, seperti RTLH, wilayah kumuh atau infrastruktur rusak. Menurutnya pada kesempatan tersebut ada kepala SKPD terkait hadir, sehingga bisa langsung ditindaklanjuti. “Keluhan akan langsung ditindaklanjuti SKPD terkait, dan kami akan memonitoring kerjanya,” tandasnya. (tin/ric)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bikin Ijus Melon Hanya 4 Menit

SEMARANG - Pelaku usaha mikro di Kota Semarang kini bisa tersenyum lebar, pasalnya saat ini mereka bisa mendapatkan legalitas usahanya secara cepat, mudah, dan...

UNBK Lancar Meski Server Sempat Mati

SALATIGA – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada hari ketiga berlangsung lancar. Namun sempat terjadi gangguan, server off line beberapa saat. Hal itu terungkap saat Pj...

Atlet Maarif Terima Beasiswa

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Atlet LP Maarif NU dan seluruh official yang telah berprestasi mengukir nama Kabupaten Pekalongan di ajang Pekan Olahraga dan Seni Maarif NU...

Layanan Prima, Tekad Kita Bersama

BUTUH perjuangan terus-menerus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Kerja keras direksi RSUD pun mendapat apreasiasi. Di tahun  2016 lalu RSUD K.R.M.T Wongsonegoro mendapatkan...

Ngefly Pakai Obat Batuk, 2 Pemuda Diamankan

PEKALONGAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan mengamankan dua pemuda yang dalam kondisi setengah sadar dan nyaris teler, di Bong Cino, Kamis malam...

Hari Ini Pejabat Baru Dilantik

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa, Selasa (3/1) pagi ini dipastikan akan melantik sejumlah pejabat. Hal itu menyusul pelaksanaan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang...