31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Jangan Mudah Terprovokasi Isu

TEMANGGUNG– Grup rebana Wahyu Ilahi Polwan Polres Temanggung kembali unjuk kebolehan mengiringi kegiatan santunan anak yatim, zikir dan salawat serta doa bersama di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah Prapak, Kranggan Temanggung, Kamis (19/1) malam.

Kegiatan bakti sosial (baksos) yang dimotori Ikatan Bintara Polri (Ikaba) Temanggung 2002  itu, memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu. Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Hardjanto mengaku bangga atas kepedulian para anggotanya terhadap sesama, khususnya anak yatim piatu. “Saya bangga mempunyai anggota yang berjiwa sosial tinggi, khususnya Ikaba (Ikatan Bintara Polri) Temanggung 2002 dalam mengayomi masyarakat,” ucap Wahyu.

Dalam kesempatan ini, Wahyu juga menyampaikan pesan pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah terbawa isu. Mari kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, Indonesia milikku, milikmu dan milik kita bersama. NKRI harga mati,” tegas Wahyu di hadapan ratusan jamaah yang hadir.

Pengasuh ponpes Al Hidayah KH Muhammad Furqon mengingatkan agar  selalu bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. “Saling bahu membahu antara pemerintah, Polri-TNI, ulama, para dermawan dan masyarakat, agar Indonesia menjadi baldatun thoyibatun wa robbun ghofur (negara yang indah, kuat dan selalu mendapat rahmat dari Allah  SWT),” kata Furqon.

Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti menambahkan, masyarakat menyambut hangat dan memberikan apresiasi kepada penampilan grub rebana yang dimainkan  Polwan Polres Temanggung. “Penampilan rebana ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri Polri kepada masyarakat, syiar melalui kesenian, sehingga diharapkan Polri ke depannya semakin dicintai masyarakat,” harapnya. (san/ton)

Latest news

Related news