33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

3.900 Warga Belum Punya KTP-el

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Pelaksanaan pilkada Kota Salatiga pada 15 Februari mendatang diharapkan bisa berjalan lancar. Namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan yakni persoalan netralitas penyelenggara, KPU maupun panwas dan masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Hal itu diungkapkan Ketua Desk Pilkada Provinsi Jawa Tengah yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, dalam rapat desk pilkada di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Diponegoro 1, Salatiga, Jumat (20/1). “Mendengar paparan tadi saya merasa sangat optimistis bahwa pelaksanaan Pilkada Kota Salatiga akan berlangsung sukses tanpa ekses” ujar Sri Puryono. Sebelumnya dipaparkan sejumlah hal mengenai persiapan pelaksanaan Pilkada oleh Pj Wali Kota Ahmad Rofai, Ketua KPU Putnawati dan Panwas.

Seperti diketahui bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Salatiga yang ditetapkan pada 6 Desember 2016 lalu berjumlah 129.930 pemilih. Tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada penduduk yang tidak masuk dalam DPT namun memiliki hak pilih. Untuk hal semacam ini, masyarakat masih dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP elektronik (KTP-el) atau surat keterangan dari Disdukcapil dan dilayani 1 jam sebelum pemungutan suara selesai di TPS sesuai alamat KTP-el.

“Untuk hal semacam ini saya harap KPU harus menyosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat benar-benar mengetahui dan memahami, jangan sampai nanti pada hari H, banyak masyarakat yang mendadak minta surat keterangan kepada Disdukcapil. Dan dari jumah 129.930 pemilih berapa yang belum memiliki KTP-el ini harus jelas untuk mencegah adanya manipulasi” tegas Sri Puryono.

Menanggapi hal tersebut Rofai menyampaikan, sebelum ini tercatat sekitar 3.900 penduduk yang belum melakukan perekaman data. Dari jumlah tersebut baru 282 yang akhirnya sudah merekam datanya.

Sementara salah satu komisioner KPU Saemuri menjelaskan, untuk permasalahan yang belum memiliki KTP-el, datanya akan dicek di Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4). Jika tidak terdaftar di DP4 maka KPU akan berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk mengecek di database kependudukan.

“Untuk pemilih pemula yang pada tanggal 15 Februari mendatang genap berusia 17 tahun berjumlah 455 orang dan untuk itu mohon dapat diberikan surat rekomendasi dari Dinas terkait,” terang Saemuri. Usai rapat, Sri Puryono didampingi Rofai juga mengecek kesiapan pelaksanaan PIlkada di Kantor Panwas dan KPU Kota Salatiga. (sas/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Temukan Makanan Rusak, Kedaluwarsa dan Tanpa Izin

DEMAK-Menjelang Lebaran, Tim Satgas pemberantasan obat dan makanan ilegal Pemkab Demak, Selasa (6/6) kemarin, melakukan sidak ke sejumlah pasar. Yakni, Pasar Karanganyar, Gajah dan...

Traveling Hilangkan Penat

RADARSEMARANG.COM - DINDA Maulida memilih traveling sebagai pengusir penat di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Banyak hal positif yang didapat selama menelusuri tempat-tempat baru. “Pastinya...

Aplikasi Pemilos Menangkan Krenova

MAGELANG – Aplikasi Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) karya siswa kelas X SMA Negeri 4 Magelang, R Maulana Ulhaq Sadya K berhasil memenangkan lomba Kreasi...

Hijab dan Make Up Harus Serasi

TEMANGGUNG—Mengenakan hijab dan ber-make up agar terlihat anggun dan menawan, harus serasi. Tidak boleh asal tabrak.  Nah,  untuk memberikan wawasan perihal memakai hijab dan...

Bisyaroh Guru TPQ Naik Dua Kali Lipat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menaikkan bisyaroh (uang tanda terimakasih) guru TPQ, Madrasah Diniyah (Madin) dan modin. Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah...

Nasdem Jateng Gelar Rakor

PURWOKERTO - DPW Partai Nasdem Jateng kemarin mengadakan rapat koordinasi (rakor) Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) serta Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) se Jateng di...