10 C
Semarang
Jumat, 20 November 2020

Pantau BRT Lewat Command Room

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SEMARANG– Tahun ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang tengah mempersiapkan Situation Room atau Command Room. Salah satu fungsi ruangan tersebut yakni untuk memantau Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.

Plt Kepala Diskominfo Kota Semarang Nana Storada menjelaskan, secara umum, command center merupakan tempat penyedia kendali, koordinasi, dan pembuatan keputusan. Dari ruangan command center tersebut, seluruh hal yang terpantau dari sistem bisa terkontrol, termonitor, dan dapat digunakan sebagai dasar informasi dalam mengambil keputusan. “Seperti untuk pemantauan BRT, dari situ akan termonitor apa yang kurang dan perlu diperbaiki,” ujar Nana.

Command center-nya di ruang wali kota dan sudah ada monitoring room, sifatnya juga baru monitoring nanti hasilnya diserahkan ke tenaga ahli yang akan menganalisis itu,” kata Nana, saat menghadiri Seminar Semarang Command Center, di Hotel Grasia, Kamis (19/1).

Pihaknya berharap dengan seminar seperti ini, info-info kota bisa tersosialisasi dengan baik sampai tingkat paling bawah. Seminar Semarang Command Center dihadiri oleh Kominfo Kabupaten Kota se Jawa Tengah. Materinya mengenai penjelasan software dan aplikasi untuk menunjang command center. “Semoga dengan adanya command center ini, kita dapat mengembangkan IT lebih baik dan mendorong kemajuan perekonomian di Jawa Tengah termasuk di Kota Pekalongan,” Wali Kota Pekalongan  Achmad Alf Arslan Djunaid dalam sambutannya. (mg26/zal)

Berita sebelumyaPRT Curi Perhiasan Majikan
Berita berikutnyaKPPS Foto Bareng Calon

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...