31 C
Semarang
Selasa, 4 Mei 2021

783 Warga Dusun Masih Terisolasi

PURWOREJO—Warga yang menghuni Dusun Wirosaren, Desa Sudimoro, Kecamatan Purworejo, hingga kini masih terisolasi. Jumlahnya, sekitar 783 warga. Terdiri atas 205 kepala keluarga (KK) Dusun Wirosaren, Desa Sudimoro. Satu-satunya akses jalan menuju dusun di perbukitan itu, tidak dapat dimanfaatkan akibat Jembatan Kamal yang menghubungkan dusun terputus.

Kepala Desa (Kades) Sudimoro Sulistiyo menyampaikan, sudah tujuh bulan ini, akses jalur menuju Dusun Wirosaren tidak bisa dilewati. Dikatakan, akibat terputusnya jalur tersebut, warga yang tinggal di Dusun Wirosaren, terpaksa harus berjalan kaki naik turun pegunungan jika mau kelur dusun. “Tidak ada jalur alternatif. Kendaraan seperti sepeda motor atau alat transportasi lainnya, terpaksa diparkir di seberang jembatan.”

Sulistiyo mengatakan, sepeda motor sebagai alat transportasi utama warga, selama jembatan terputus, tidak bisa dibawa pulang. “Kendaraan hanya diparkir di seberang jembatan siang dan malam.”

Alat transportasi warga hanya diparkir di bawah rerimbunan pohon di pinggir jalan atau pekarangan warga pada siang maupun malam. Hanya sekadar ditutup mantel untuk melindungi terpaan air hujan.

Untuk membuka jalur yang terputus, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah membangun kembali jembatan senilai Rp 200 juta. Dana tersebut berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) transisi darurat. Pengerjaannya sering terhambat cuaca, karena sepanjang tahun, tidak ada musim kemarau.

“Tapi kita taragetkan akhir Januari ini bisa selesai, jika cuaca bersahabat,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Purworejo Drs Boedi Hardjono. (jpg/isk)

Latest news

Related news