Properti di Awal Tahun Lesu

24904

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal tahun ini hanya mencapai 21 unit, dari target awal 50 unit.

Wakil Ketua Bidang Pertanahan Real Estate Indonesia DPD Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono mengatakan, penjualan rumah dalam pameran yang berlangsung mulai 5-16 Januari di Mal Ciputra lalu jauh dari target.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup wajar terjadi pada awal tahun, karena masyarakat belum berkonsentrasi pada pembelian properti pada awal tahun. “Mereka kan banyak yang baru saja pulang berlibur akhir tahun, sehingga belum berkonsentrasi ke pembelian rumah,” ujarnya di sela penutupan pameran, kemarin.

Meski demikian, lanjutnya, pameran yang digelar selama sepekan tersebut ramai pengunjung. Mereka banyak mencari informasi tentang properti. “Bisa jadi para calon pembeli ini masih menimbang-nimbang dan pilih-pilih mana yang menurut mereka tepat. Dari banyaknya yang mencari informasi ini, saya yakin dalam waktu dekat pasar properti akan kembali menggeliat,” jelasnya.

Sementara itu, ia tidak menampik jika pada awal tahun ini, sebagian pengembang sudah mulai menaikkan harga rumah. Yaitu antara 5 hingga 10 persen, tergantung dari perkembangan kondisi perekonomian maupun harga tanah.

Badan Pertimbangan Organisasi DPD REI Jateng, Sudjadi menambahkan, kebijakan pemerintah sekarang di bidang perumahan sudah sangat bagus. Pada awal tahun diadakan pemangku kepentingan stakeholder bersama asosiasi. “Tahun ini lebih awal diluncurkan dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesar Rp 17,3 triliun sehingga semoga masyarakat lebih tahu,” tandasnya

Dia melanjutkan, REI di bidang FLPP bisa mulai mengakses KPR. Percepatan dana penyaluran untuk rumah sederhana diharapkan bisa menekan angka backlog yang masih mencapai 11.400.000 unit untuk nasional. (dna/smu)

BAGIKAN