33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Properti di Awal Tahun Lesu

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal tahun ini hanya mencapai 21 unit, dari target awal 50 unit.

Wakil Ketua Bidang Pertanahan Real Estate Indonesia DPD Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono mengatakan, penjualan rumah dalam pameran yang berlangsung mulai 5-16 Januari di Mal Ciputra lalu jauh dari target.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup wajar terjadi pada awal tahun, karena masyarakat belum berkonsentrasi pada pembelian properti pada awal tahun. “Mereka kan banyak yang baru saja pulang berlibur akhir tahun, sehingga belum berkonsentrasi ke pembelian rumah,” ujarnya di sela penutupan pameran, kemarin.

Meski demikian, lanjutnya, pameran yang digelar selama sepekan tersebut ramai pengunjung. Mereka banyak mencari informasi tentang properti. “Bisa jadi para calon pembeli ini masih menimbang-nimbang dan pilih-pilih mana yang menurut mereka tepat. Dari banyaknya yang mencari informasi ini, saya yakin dalam waktu dekat pasar properti akan kembali menggeliat,” jelasnya.

Sementara itu, ia tidak menampik jika pada awal tahun ini, sebagian pengembang sudah mulai menaikkan harga rumah. Yaitu antara 5 hingga 10 persen, tergantung dari perkembangan kondisi perekonomian maupun harga tanah.

Badan Pertimbangan Organisasi DPD REI Jateng, Sudjadi menambahkan, kebijakan pemerintah sekarang di bidang perumahan sudah sangat bagus. Pada awal tahun diadakan pemangku kepentingan stakeholder bersama asosiasi. “Tahun ini lebih awal diluncurkan dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebesar Rp 17,3 triliun sehingga semoga masyarakat lebih tahu,” tandasnya

Dia melanjutkan, REI di bidang FLPP bisa mulai mengakses KPR. Percepatan dana penyaluran untuk rumah sederhana diharapkan bisa menekan angka backlog yang masih mencapai 11.400.000 unit untuk nasional. (dna/smu)

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Makna Bulan Ramadan

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai, saya mau bertanya, kenapa puasa diwajibkan pada bulan Ramadan? Apa makna bulan Ramadan itu sendiri? Shofi di Semarang 085741799xxx Jawaban Wa’alaikumussalam Warahmatullah...

Pancurwening Siap Jadi Sentra batik

WONOSOBO - Kesuksesan batik Bumi Tanoshi karya warga Kelurahan Tawangsari menjadi inspirasi bagi pengrajin batik di desa-desa lainnya. Warga Desa Pancurwening Kecamatan Wonosobo terinspirasi...

Aniaya, 11 Warga Karanganyar Dibekuk

SEMARANG – Sebelas orang warga Karanganyar diamankan aparat Polda Jateng, terkait dugaan kasus aksi sweeping di AW Resto, Tasikmadu, Karanganyar. Saat sweeping, para tersangka...

Tiga Hari Sekali Tanya ke Anak Sekolah

Aktivitas buang air besar sembarangan masih sering ditemukan, terutama di wilayah perdesaan. Masyarakat yang belum memiliki jamban seringkali buang air besar di sungai atau...

Pedagang Tembakau Meninggal di Pasar

MAGELANG--Seorang pedagang tembakau, Sarimpi, 58, warga Desa Wonoroto Kecamatan Windusari, ditemukan meninggal dunia saat berjualan di Pasar Desa Bandongan, Senin (8/5). Jenasah korban langsung...

Implementasikan Pancasila dalam Setiap Kegiatan

SEMARANG - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Simpang Lima, dalam perayaan Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6). Ya, warga antusias menyaksikan pentas wayang kulit dengan lakon...