33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Sambut Imlek, Bagi-Bagi Kue Keranjang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Jelang tahun baru Imlek, sebanyak 211 siswa sekolah Kuncup Melati Semarang kemarin (17/1) menerima kue keranjang dari Ketua Yayasan Khong Kauw Hwee Semarang, Aman Gautama Wangsa.  Kegiatan tersebut digelar untuk melestarikan tradisi warga Tionghoa, yakni memberikan hadiah.

”Kebiasaan warga Tionghoa itu kalau menjelang  perayaan Imlek akan memberikan hadiah berupa kue kepada masyarakat,” ungkap Ketua Yayasan Khong Kauw Hwee Semarang, Aman Gautama Wangsa, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Sebelum dilakukan pembagian kue keranjang, siswa Kuncup Melati dikumpulkan menjadi satu mulai dari TK sampai SMP. Selanjutnya mereka mendengarkan duduk berjajar sambil mendengarkan pidato kepala sekolah dan ketua yayasan.

Setelah itu, diawali dari anak-anak TK yang mendapatkan pembagian kue keranjang, dilanjutkan siswa kelas 1 SD sampai SMP. Setelah mendapatkan satu per satu, para siswa langsung masuk kelas masing-masing.

Aman mengatakan, kegiatan pemberian kue tersebut dilakukan sudah tujuh tahun sejak adanya sekolah Kuncup Melati. ”Setiap tahun menjelang perayaan Imlek selalu memberikan makanan dan angpau kepada para siswa-siswi setempat,” akunya.

Sedangkan makna filosofi dari kue keranjang itu sendiri bagi warga Tionghoa, karena rasanya yang manis dan lengket. Manis artinya, menjelang perayaan tahun baru Tiongkok ini warga Tionghoa diharapkan berbicara yang bagus dan manis untuk didengar. Sedangkan lengket agar tali silaturahmi dapat terjalin seperti lengketnya kue keranjang.

Endru Tomi  Kurniawan, siswa kelas II mengaku, setiap tahun menjelang perayaan Imlek selalu mendapatkan kue keranjang dan angpau. Kue keranjang tersebut akan disantap bersama keluarganya. ”Kalau dimakan sendiri tidak habis,” akunya polos. (hid/aro/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Go Food Festival Semarang

RADARSEMARANG.COM - SEJAK Senin, 21 Mei 2018, manajemen Gojek membuka GO-FOOD Festival Semarang selama setahun ke depan di area Food Court Pasaraya Sri Ratu...

Pembinaan Mental, Galakkan Kegiatan Outdoor

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Kapolres Semarang, AKBP Agus Nugroho mulai menggalakkan kegiatan outdoor yang melibatkan anggota. Menyusul adanya instruksi resmi kepada seluruh anggota untuk datang ke Candi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Desak Pelajar Dilibatkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Forum Anak Jateng meminta Pemprov melibatkan mereka dalam merancang regulasi pendidikan, terutama pendidikan formal. Dengan begitu, para pelajar bisa menyumbangkan aspirasi...

Diduga Cabuli Murid, Guru SD Dipolisikan

“Tentu akan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku, entah itu honorer ataupun PNS. Bahkan kalau terbukti melakukan tindak pidana, akan dipecat,” Wakil Wali Kota Semarang...

Aset Pemprov Harus Dipercantik

SEMARANG – DPRD mendesak Badan Penghubung Pemprov Jateng berupaya keras memperkenalkan aset Pemprov yang berada di Jakarta kepada masyarakat luas. Langkah tersebut sebagai upaya...