33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Ngaku Bisa Datangkan Uang, Dukun Masuk Bui

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Satu lagi, kasus dukun palsu ternyata ada di Batang. Adalah Mbah Surip, 55, warga Dukuh Krajan, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang kini diamankan unit Reskrim Polsek Bandar.

Pasalnya, pria yang kesehariannya mengaku sebagai ahli supranatural alias dukun tersebut telah melakukan penipuan terhadap seorang warga dengan dalih bisa menarik atau mendatangkan uang gaib.

Kapolsek Bandar, AKP Yusi Andi Sukmana menjelaskan bahwa sebelum ada laporan dari masyarakat yang mengaku telah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh Mbah Surip, korban tersebut menjadi pasien dari pelaku yang mengaku bisa mendatangkan uang gaib. Karena sudah percaya dan menjadi pasien pelaku, sehingga korban menuruti saja permintaan pelaku.

“Pelaku sehari-harinya mengaku sebagai ahli supranatural dan bisa mendatangkan uang gaib. Sedangkan korban sendiri percaya dengan apa yang dikatakan pelaku,” ungkap Yusi.

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Kepada petugas, pelaku mengatakan jika dirinya mengaku bisa mengambil atau mendatangkan uang gaib antara Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar hanya dengan modal ayam cemani dan kemenyan senilai Rp 25 juta.

Namun, imbuh Yusi, kendati korban sudah mengeluarkan uang sejumlah Rp 28.970.000 untuk membeli uborampe, yang dijanjikan tersangka tak kunjung terbukti hingga akhirnya korban kesal. Akhirnya melaporkan Mbah Surip ke Mapolsek Bandar. “Korban sudah menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku yang akan digunakan untuk embeli uborampe. Dan korban sendiri percaya, pelaku bisa mendatangkan uang gaib yang dijanjikan,” ujarnya.

Selain melakukan penangkapan terhadap pelaku, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa plang praktik serta alat-alat perdukunan yang digunakan untuk memperdaya korban. Dari hasil pemeriksaan, pelaku juga mengaku memiliki 12 istri.

Guna penyelidikan lebih lanjut, saat ini tersangka tengah diperiksa petugas unit Reskrim Polsek Bandar. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. “Kami imbau masyarakat jangan mudah percaya dengan hal gaib semacam itu. Kalau ingin kaya harus bekerja keras,” kata AKP Yusi. (mg20/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemahaman Kosa Kata Bahasa Jawa Melalui Bermain Peran

RADARSEMARANG.COM - PEMBELAJARAN pada dasarnya merupakan upaya untuk mengarahkan anak didik ke dalam proses belajar, dapat memperoleh  tujuan belajar sesuai dengan apa yang diharapkan....

Cegah Rob Meluap

SEJUMLAH pekerja menyelesaikan peninggian talut di saluran air sepanjang Jalan Pantura, Semarang-Demak, Minggu (4/6). Peninggian saluran air tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar rob tidak...

Desak Realisasikan Meterisasi PJU, PPHP Harus Objektif

Komisi III DPRD Kabupaten Magelang melakukan rapat dengan sejumlah instansi di bawah pengawasannya. Beberapa hal masih perlu dilakukan evaluasi dan percepatan penanganan, karena terkait...

Sejumlah Toko Tutup, Warga Waswas

MAGELANG—Ratusan suporter PSS Sleman yang melintas di sepanjang jalan di wilayah Kota Magelang, Rabu (17/5) kemarin, dikawal ketat petugas Polres Magelang Kota. Ada sekitar...

30 Tim Ikuti LSN

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Liga Santri Nusantara (LSN) kembali digelar. Untuk Jateng Region I, yang meliputi eks Karesidenan Semarang dan Pati dilaksanakan di dua lokasi. Eks Karesidenan...

E-Katalog Penting Untuk Transparansi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Pengadaan Barang dan Jasa melalui E-Katalog dapat membantu transparansi, karena barang yang akan dibeli harga sudah dicantumkan, sehingga tidak lagi ada...