33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

JT Bukan untuk Dongkrak PAD

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Sebanyak 16 Jembatan Timbang (JT) yang ada di Jateng mulai dikelola pemerintah pusat mulai tahun ini. Langkah itu sebagai salah satu upaya untuk menstandardisasi dan mengembalikan fungsi JT. Yakni sebagai pengawasan agar kendaraan tidak melebihi tonase muatan.

Direktur Prasarana Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Wahjuningrum, mengatakan, pemerintah nantinya mengelola JT dan akan distandarkan. Pengambilalihan ini sesuai dengan Undang-undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. ”Nanti akan distandarkan aturannya, agar fungsi jembatan timbang sebagai pemantauan, pengawasan dan penindakan terus berfungsi dan lebih maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, standardisasi JT bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini setiap daerah memiliki aturan yang berbeda sehingga fungsi JT belum berjalan maksimal. Dengan dikelola pusat, nantinya semua aturan pasti akan seragam. ”Jembatan timbang tidak boleh untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Jadi ketika aturan baru, ketika kendaraan melebihi tonase ya ditindak tegas,” ujarnya.

Banyaknya kendaraan melebihi tonase salah satunya disebabkan, JT kurang maksimal. Dan kondisi ini secara lansung berdampak pada infrastruktur yang lebih mudah rusak. Contohnya, infrastruktur yang mestinya bisa bertahan 70 tahun hanya cukup 5 tahun. ”Jadi nanti jembatan timbang harus dimaksimalkan sebagai pengawas dan penindakan,” tambahnya.

Kementerian Perhubungan juga sudah mulai memberlakukan larangan kendaraan berat untuk melintas di jalur utama. Sebab, sekarang sudah disiapkan jalur laut dengan armada yang cukup. ”Ini sebagai upaya untuk mengurangi kerusakan infrastruktur. Sekaligus sebagai upaya untuk menghidupkan transportasi laut,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hotel Andalkan Promo Buka Puasa

SEMARANG – Saat bulan Ramadan, okupansi hotel di Kota Semarang biasanya mengalami penurunan yang cukup drastic, rata-rata mencapai 20 persen. Untuk mengangkat omzet, pihak...

Diduga Cabuli Murid, Guru SD Dipolisikan

“Tentu akan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku, entah itu honorer ataupun PNS. Bahkan kalau terbukti melakukan tindak pidana, akan dipecat,” Wakil Wali Kota Semarang...

Dollar Naik, Margin Turun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah memberikan dampak pada sejumlah sektor industri. Salah satunya industri farmasi dengan bahan baku yang sebagian besar harus...

PPSM Akhirnya Putus Kontrak Tiga Pemain

MAGELANG—Manajemen PPSM Sakti Magelang akhirnya memutuskan kontrak tiga pemain. Pemutusan kontrak karena ketiga pemain, belum mampu menampilkan performa terbaiknya. Hingga saat ini, manajemen PPSM...

Banyak Karaoke Tidak Berizin

BATANG - Bisnis karaoke di Kabupaten Batang semakin menjamur. Namun hal tersebut tidak diiringi dengan tertibnya administrasi perizinan. Dari data yang ada, hanya ada...

 Bangun Shelter Baru

PEKERJA sedang menyelesaikan pembangunan shelter Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Siliwangi Semarang, Selasa (4/4). Pembangunan shelter tersebut dilalukan untuk menggantikan shelter portable agar...