33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Dewan Tampung Saran Pemkab

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menampung saran Pemkab Batang terkait lima rancangan peraturan daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Batang. Yang sebelumnya ditanggapi Wakil Bupati Batang, Soetadi.

Hal tersebut disampaikan perwakilan Fraksi DPRD Kabupaten Batang, pada Sidang Paripurna Tanggapan Fraksi Terhadap Lima Raperda Inisiatif, di ruang sidang DPRD Batang, Senin (16/1) kemarin.
“Kami mengapresiasi tanggapan Pemkab yang disampaikan oleh Wakil Bupati. Dan kami akan menampung, saran-saran yang diberikan dalam pembuatan Lima Perda baru ini,” kata Ketua Fraksi PDIP, Tofani.

Raperda tersebut meliputi Raperda Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah; Raperda Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar; Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Batang Tahun 2017-2030 (RTRW); Raperda Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR); dan Raperda Lembaga Keuangan Mikro.

Ketua DPRD Kabupaten Batang, Imam Teguh Raharjo, berpendapat bahwa Perda tersebut mendesak dibuat sebagai payung hukum dalam tata kelola pemerintah. “Kelima Perda ini sangat penting, karena poin-poinnya sangat dibutuhkan. Namun selama ini kurang diperhatikan, padahal sangat penting,” jelasnya.

Menurut Teguh, seperti Perda Orang Terlantar, Batang selama ini menjadi tempat buangan pengemis dan orang gila. Namun karena tidak ada payung hukum untuk penindakannya, Pemkab Batang tidak bisa berbuat banyak.
Selanjutnya juga seperi Perda Keuangan Mikro, bahwa Batang kini ada 300 lembaga keuangan mikro dengan tawaran kemudahan kredit yang menggiurkan. Jika tidak diatur, akan merugikan masyarakat.

Kemudian Perda untuk Perusahaan, untuk meminimalisasi masalah sosial, yakni menghindari konflik berkepanjangan. Karena hak karyawan akan bisa terwujud, seperti cuti dan penghasilan yang layak. Selanjutnya untuk jangka panjang ada Perda Kawasan Wisata, dibutuhkan karena pariwisata milik Pemkab tidak bisa digarap maksimal. Sehingga PAD yang diharapkan juga sangat kurang. (han/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perputaran Uang Koin Makin Seret

Tidak seperti uang kertas, peredaran uang koin (logam) di tengah masyarakat semakin seret. Sulitnya mendapatkan uang koin, membuat  sebiji permen, lazim disamakan dengan uang...

Rest Area di Morosari

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pemkab Demak bekerjasama dengan pemerintah pusat ikut menentukan keberadaan rest area jalan tol Semarang-Demak . Rencananya, rest area tersebut akan diletakkan di kawasan...

Demak Jadi Pilot Project GCG BUMD

DEMAK- Demak patut berbangga. Sebab, dari 35 kabupaten/kota di Jateng, Demak menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk menjadi pilot project Good Corporate Governance...

Reunian, 6 Pemuda Ditangkap Polisi

KEBUMEN – Gara-gara menggelar reuni, 6 pemuda asal Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen harus berusurusan dengan polisi. Sebab mereka mengisi kegiatan reuni dengan pesta minuman...

Bupati Kudus Musthofa Gandeng Polri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah daerah dengan kepolisian adalah pelayan masyarakat. Untuk itu, butuh sumber daya manusia (SDM) yang baik dari lembaga penyelenggara pemerintahan tersebut....

Class-Wide Peer Tutoring Tingkatkan Keaktifan Berkomunikasi Siswa

RADARSEMARANG.COM - KOMUNIKASI yang baik antara guru dan siswa sangat diperlukan agar proses pembelajaran bermakna dapat berlangsung efektif. Komunikasi berperan penting bagi guru dalam...