33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Beberapa Kantor OPD Baru Belum Siap

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PEKALONGAN-Setengah bulan terhitung sejak awal Januari, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami perombakan. Namun hingga kini, masih ada OPD yang belum bisa menempati kantor barunya. Kalaupun sudah bisa menggunakan kantor baru, masih belum bisa maksimal memanfaatkannya. Lanatran terkendala belum lengkapnya alat-alat kantor seperti meja, komputer dan lainnya.

Kondisi tersebut terlihat saat Komisi C DPRD Kota Pekalongan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah dinas, seperti Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMP2A), dan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora), Senin (16/1) kemarin.

Ketua Komisi C DPRD Kota Pekalongan, Sudjaka Martana menyoroti bahwa Dinsos P2KB yang masih membutuhkan kelengkapan seperti perlengkapan kantor, agar bisa dengan baik melayani masyarakat kembali. Sehingga perombakan OPD tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, DPRD akan memacu Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan untuk melakukan rapat koordinasi menyelesaikan masalah ini, terutama untuk OPD yang baru dibentuk. “Meja, kursi, komputer, dan banyak sekali yang masih kurang. Makanya kami akan menanyakan seperti apa untuk dukungan penambahan peralatan kantor baru,” cetusnya.

Anggota Komisi C lainnya, Nusron, menambahkan bahwa masalah sarana dan prasarana untuk perkantoran masih perlu dipenuhi karena standar menimalnya belum tercapai. Ia mencontohkan seperti yang terjadi di DPMP2A. Kondisi fisik kantor yang sudah tidak layak, seperti pembuangan tidak ada serta kondisi tanah yang rendah. “Jelas untuk OPD baru masih perlu pembenahan serius. Yang tidak pindah tak ada masalah. Kalau OPD pecahan itu yang susah, karena barang-barang tidak bisa dibawa,” jelasnya.

Sementara waktu, OPD baru bisa menggunakan fasilitas seadanya sambil mendata kebutuhan yang bisa diajukan pada eksekutif dan segera direalisasikan. Melihat masalah tersebut, DPRD akan mulai membahasnya untuk bisa dianggarkan di perubahan anggaran ke depan. Namun, bukan hanya masalah sarana dan prasarana OPD, OPD bisa membuat program kerja yang inovatif, jangan hanya program turunan dari pusat. (tin/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Aplikasikan Tekanan Udara untuk Gerakkan Kereta Monorel

Mulyono memang guru kreatif. Guru IPA SMP Islam Terpadu (IT) PAPB Semarang ini berhasil  mengaplikasikan tekanan gaya dorong udara untuk kendaraan transportasi masal. Temuannya...

Diramaikan 383 Pebulutangkis Kabupaten Kebumen

KEBUMEN-Sebanyak 383 atlet bulutangkis meramaikan ajang Djarum Foundation Kejurkab Bulu Tangkis Walet Cup XII, yang akan dipertandingkan mulai Jumat (22/9) ini di GOR Kaji...

Biasa Tegas, Sulit Diminta Gemulai

SEMARANG – Pemandangan berbeda terlihat di aula Mapolrestabes Semarang, kemarin. Puluhan polisi wanita (Polwan) berlatih jalan bak model di atas catwalk. Ada yang luwes...

Dikenal Pendiam, sejak Kecil Diasuh Nenek

KABAR meninggalnya Agung Koko Prakoso, 21, sangat mengejutkan pihak keluarga. Apalagi warga Dukuh Gagung, Desa Sendangsoko, Kecamatan Jakenan ini meninggal dengan cara tragis. Jupri, paman...

Waspadai Penyakit Infeksi Pernafasan

SEMARANG - Masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan karena sekarang mulai memasuki pergantian musim. Saat ini sudah banyak kasus masyarakat di Jateng yang terkena penyakit...

Jelang Lawan Persis, Satu Pemain PPSM Mundur

MAGELANG – Di saat PPSM Sakti Magelang bersiap menghadapi Persis Solo, Kamis (20/7) lusa, satu pemain senior berposisi gelandang bertahan, Eko Budi Santoso mengundurkan diri....