31 C
Semarang
Rabu, 5 Mei 2021

Sungai Sayung Dipenuhi Sampah

 

DEMAK-Hujan deras yang disertai angin menyebabkan banjir bandang di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen. Air banjir merendam di wilayah 5 RW dan 29 RT. Air dengan ketinggian 30 sentimeter hingga 1 meter tersebut cukup merepotkan warga setempat.

Banjir disebabkan akibat hujan deras dengan curah yang tinggi di daerah Ungaran. Selain itu, adanya penyempitan Sungai Dolok yang ada di posisi timur Jembatan Banyumeneng. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kemarin, warga yang kebanjiran langsung melakukan gotong royong bersih-bersih rumah.

Banjir juga terjadi di Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung. Banjir akibat Sungai Dombo tidak kuat menahan arus air lantaran banyaknya sampah yang menumpuk di jembatan.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Demak, Misbakhul Munir mengatakan, banjir di Desa Pilangsari terjadi akibat tumpukan pohon, bambu dan batang pisang (gedebok) menumpuk di jembatan penghubung Desa Tambakroto dan Desa Pilangsari. “Air sungai langsung melimpaskan ke permukiman warga. Sekitar 600 rumah di Desa Pilangsari dan 200 lainnya di Desa Tambakroto,” ujarnya. PMI, kata dia, turut membantu warga sekitar untuk mengatasi banjir tersebut. (hib/ida)

Latest news

Related news