31 C
Semarang
Selasa, 18 Mei 2021

Lelang Jabatan Tunggu Izin Mendagri

SALATIGA -Keinginan pemkot Salatiga untuk melakukan lelang 10 jabatan eselon II belum bisa terealisasi. Pasalnya, hingga kini izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) belum turun.

“Sesuai ketentuan, pemerintah kota yang sedang mengalami kekosongan kepala daerah dan jabatan tersebut dijabat oleh penjabat wali kota, tidak bisa melakukan lelang jabatan eselon II tanpa izin Mendagri,” jelas Kabag Humas Setda Kota Salatiga Sri Satutik, Rabu (11/1).

Karena keterbatasan kewenangan itu, Pemkot Salatiga mengajukan izin untuk melakukan lelang jabatan guna mengisi jabatan pada 10 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dibentuk dalam organisasi pemerintahan daerah (OPD) baru. “Izin sudah diajukan ke Mendagri beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini (kemarin, red), izin belum turun,” jelasnya.

Dikatakan dia, 10 jabatan eselon II yang akan dilelang secara terbuka terbatas adalah Staf Ahli Wali Kota, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga. Kemudian Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selain itu, Pemkot Salatiga juga mengajukan izin untuk melakukan lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Salatiga Gati Setiti menjelaskan, 10 SKPD baru tersebut untuk sementara waktu dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt). Meski dipimpin oleh Plt, semua kegiatan termasuk penyusunan Daftar Pengisian Anggaran (DPA) tetap bisa berjalan dengan baik. “Plt bisa mengesahkan DPA. Jadi soal anggaran tidak ada masalah dan kegiatan tetap berjalan sesuai perencanaan,” ujarnya.

Terkait lelang jabatan, dikatakan Gati, proses lelang jabatan akan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada. Namun lelang jabatan hanya bisa diikuti oleh pejabat di lingkungan Pemkot Salatiga karena lelang dilakukan secara terbatas. (sas/ton)

Latest news

Related news