31 C
Semarang
Jumat, 7 Mei 2021

Melek Internet, Tim PKK Pleburan Kembangkan 16 UMKM

PLEBURAN – Pemkot Semarang mendorong tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di setiap kelurahan menggali dan mengoptimalkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dimiliki warga sekitar.

Seperti halnya tim PKK di Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan yang mendirikan wadah UMKM Pleburan Sejahtera. Sedikitnya ada 16 UMKM dikembangkan sejak dirintis 2010 silam. Berbagai macam produk hasil produksi dipasarkan secara online. Terutama menggunakan halaman situs khusus dan media jejaring sosial Facebook, Twitter dan Instagram.

”Ada 6 RW, kurang lebih 16 UMKM. Masing-masing memiliki produk berbagai jenis, mulai kerajinan rajut, sulam pita, makrom, bordir, perca, hingga makanan seperti jus kacang ijo, sop matahari, ikrol, salad buah sayur, lumpia dan lain-lain,” kata Sekretaris UMKM Pleburan Sejahtera, Ratna Ningsih, 46, Minggu (15/1).

Kreativitas ibu-ibu PKK Keluarahan Pleburan ini bahkan menyabet juara 1 UMKM se-Kota Semarang 2016 lalu. Mereka mampu menyisihkan sebanyak 177 kelurahan di Kota Semarang. Di antaranya produk kerajinan tangan yang terbuat dari limbah kain. Perkembangan produksi ini terus dilakukan pendampingan dengan cara melakukan pelatihan. ”Produksinya dilakukan di rumah masing-masing. Awalnya, semua otodidak. Tetapi sembari berjalan dilakukan pelatihan-pelatihan,” ujarnya.

Limbah kain tersebut didapat dari tukang jahit. Mereka kemudian membuat desain motif untuk dijadikan berbagai kerajinan seperti taplak meja, sajadah, tas, dompet, mukena bordir, hiasan dinding, dan seprai pembungkus busa. ”Setelah itu, produk hasil kreativitas tersebut siap dipasarkan. Baik dari mulut ke mulut maupun melalui online,” katanya.

Berbagai jenis produk tersebut tidak hanya kerajinan tangan, tetapi juga makanan. Di antaranya seperti jus kacang ijo, sop matahari, ikrol, salad buah sayur, lumpia dan lain-lain. ”Sejauh ini, pemasaran online cukup efektif. Karena pemasarannya mampu menjangkau luar kota. Produk-produknya bisa dipesan oleh orang mana pun,” kata warga Jalan Singosari 9 Nomor 16 RT 6 RW 6 Kelurahan Pleburan, Semarang Selatan ini.

Salah satu anggota UMKM, Yuliasih, 60, mengatakan semua produk di UMKM Pleburan Sejahtera telah dilakukan pengurusan perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). UMKM tersebut tersebut berasal dari 6 RW, yakni Singosari, Kertanegara, Kusumawardani, Erlangga, dan Pleburan. ”Mengikuti perkembangan zaman. Maka harus bisa memanfaatkan teknologi internet. Bahkan sejak dipasarkan online, hampir untuk semua produk, permintaan meningkat drastis. Misalnya jus kacang ijo, awalnya sehari hanya laku kurang lebih 20 kemasan. Sekarang pesanan melalui online rata-rata mencapai 200 kemasan per hari,” kata warga Erlangga RT 3 RW 4 ini. (amu/zal/ce1)

Latest news

Related news