33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Rela Tanggalkan Jabatan Supervisor Diler

Lebih Dekat dengan Driver GO-JEK, Eduard Teddy

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Bekerja tak sekedar melihat minat atau passion semata. Bagi Eduard Teddy Baskoro Widiyanto, 36 tahun, ada satu hal lagi yang tidak kalah penting saat seseorang memutuskan untuk bekerja, yakni pekerjaan terasa lebih nikmat jika mampu bermanfaat bagi orang banyak.

MEMUTUSKAN pilihan menjadi driver GO-JEK, memang tidak dilakukan serta merta oleh Eduard. Butuh waktu untuk membulatkan tekadnya. Semula bergabung dengan GO-JEK awal tahun 2016, Eduard masih menjadikan pekerjaannya itu sebagai sampingan. Saban hari, dia menjalankan tugasnya sebagai supervisor di sebuah diler motor.

“Mulai narik saat pulang kerja pukul 17.00 sampai pukul 24.00. Lalu pagi-pagi pukul 04.00 sampai 06.00 narik lagi sebelum bekerja rutin,” kata bapak tiga anak ini.

Tepat pada Mei 2016, Eduard Teddy akhirnya mengambil keputusan penting, yakni berhenti sebagai supervisor diler motor dan fokus menjadi driver GO-JEK. Pertimbangannya, dia mendapat penghasilan sebagai driver GO-JEK yang semula hanya pekerjaan sampingan, hasilnya hampir sama dengan gajinya tiap bulan sebagai pengawas di diler.

“Kerja sampingan dalam sehari bisa dapat Rp 120 ribu – Rp 150 ribu dalam satu hari. Akhirnya, saya putuskan untuk fokus di GO-JEK saja,” ujar Eduard.

Selain itu, waktu kerjanya lebih fleksibel dan pengalaman menyenangkan bertemu orang baru dengan berbagai latar belakang. Setelah fokus di GO-JEK, kini dia bisa meraup penghasilan Rp 175 ribu hingga Rp 200 ribu dalam satu hari.

Keuntungan lain yang dia rasakan sejak fokus menjadi driver GO-JEK adalah kesempatan dia untuk bisa mengantar dan menjemput anaknya bersekolah di Salatiga, Jawa Tengah. Karena waktu kerja yang fleksibel dan pemasukan yang memuaskan, istri Eduard akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan GO-JEK juga. “Istri saya cemburu, jam kerja suaminya lebih bebas tapi penghasilan lebih banyak,” kata dia sambil berseloroh.

Selama menjadi driver GO-JEK, ada satu pengalaman paling berkesan dan mengharukan saat menerima order. Ketika itu, Eduard menerima order GO-SEND sekitar pukul 23.00 dari seorang mahasiswa yang ternyata baru mengalami kecelakaan. Mahasiswa itu mestinya dirawat di rumah sakit dan memerlukan baju dari kamar kos untuk dipakai selama proses perawatan. Begitu tiba di kamar kos pelanggan, dia sempat merasa tidak enak hati lantaran masuk ke kawasan privat orang lain yang dia tidak kenal. Beruntung tak lama setelah itu, keluarga sang mahasiswa tiba di rumah kos tersebut. “Ternyata keluarganya tidak tahu jalan menuju rumah sakit, akhirnya ke rumah sakit bareng-bareng. Saya naik motor di depan, dan mereka mengikuti saya naik mobil,” kata Eduard.

Yang lebih mengharukan, beberapa waktu kemudian Eduard didatangi oleh sang mahasiswa tadi beserta keluarga besarnya. Lalu Eduard beserta keluarga diajak merayakan kelulusan si mahasiswa tadi. “Itu yang betul-betul menyentuh hati saya, bantuan yang kecil nilainya tapi benar-benar dihargai orang lain. Jadi hal seperti itu yang bernilai besar dan buat saya semangat setiap mau narik,” kata dia sambil tersenyum.

Karena itulah, pelajaran besar yang dia ambil adalah pekerjaan akan terasa lebih berguna, saat bisa membantu orang lain. Hal itu begitu dia rasakan ketika bekerja sebagai driver GO-JEK saat menerima order dari pelanggan. “Rasanya luar biasa ketika bisa membantu orang-orang yang order saya. Lalu dengar mereka bilang terima kasih atau sekadar lega saat barang yang ditunggu-tunggu tiba, itu membuat saya bersemangat,” ujar dia. (*/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Eka Tjipta

Oleh Dahlan Iskan Janganlah melihat orang hanya saat suksesnya. Lihat juga perjuangan menuju sukses itu. Hanya itu yang bisa saya simpulkan. Saat menulis naskah ini. Untuk...

Urai Kemacetan, Pasang Gardu Reversible

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kendaraan yang melintas gerbang tol Banyumanik pada arus balik lebaran 2018 ini terus mengalami lonjakan. Bahkan, sebanyak 53.452 kendaraan melintas melalui...

Menyatu dengan RM Padang, Diburu Kolektor Kaset

Zaman digital telah memudahkan kehidupan di segala hal. Termasuk dalam mengakses musik via internet. Namun rupanya pencinta musik dari kaset pita masih tetap bertahan....

Prihatin Anak Kecanduan Gadget

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mengakhiri tahun 2017, sebagian besar orang menuju ke pusat-pusat keramaian. Mereka berkeinginan merasakan akhir tahun dengan penuh kemeriahan bersama orang-orang terdekat....

10 Langkah Revitalisasi SMK

RADARSEMARANG.COM - Sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya pasal 15 dijelaskan bahwa SMK merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta...

Langsung Tancap Gas Sejak Laga Perdana

MAGELANG – Pemain unggulan tampil trengginas dan menang mudah pada hari pertama Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI...