33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Debitur Mitra Jateng 25 Capai 8.440

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperoleh penghargaan kategori Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan 2016 Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan diserahkan langsung kepada Ganjar oleh Presiden RI Joko Widodo, saat Pertemuan Awal Tahun Pelaku Industri Jasa Keuangan Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/1).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng, Dadang Somantri menyampaikan, penghargaan diberikan kepada Gubernur Ganjar yang dinilai nyata-nyata memiliki komitmen dan peran aktif dalam mengawali program TPAKD 2016. Yaitu melalui pengembangan dan perluasan akses keuangan pada sektor prioritas. Salah satu program riilnya adalah mengembangkan skim pembiayaan mikro Mitra Jateng 25 untuk sektor UMKM dan start-up business. ”Selain itu mendorong pertumbuhan LKM dalam jumlah banyak dan variatif,” katanya.

Ditambahkan, Mitra Jateng 25 merupakan program kredit yang ditujukan kepada pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) yang memerlukan suntikan modal untuk pengembangan usaha mereka. Kredit dengan plafon maksimal Rp 25 juta tersebut diberikan dengan tingkat bunga 7 persen tanpa subsidi, dalam jangka waktu tiga tahun. ”Menurut OJK, suku bunga terendah ya baru Mitra Jateng 25, yang bekerja sama dengan Bank Jateng,” ujar Dadang.

Berdasarkan data dari Bank Jateng, imbuh dia, hingga 12 Januari 2017, jumlah debitur kredit Mitra Jateng 25 tercatat 8.440 debitur. Jumlah plafon anggaran Rp 157,848 miliar, dengan outstanding kredit (saldo pinjaman) Rp 142,413 miliar.

Diakui, percepatan akses keuangan daerah membutuhkan dukungan banyak pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga pihak lain, termasuk pihak perbankan. Karenanya, dibentuk tim yang bernama TPAKD, yang tugasnya mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam mendukung perekonomian daerah. Juga mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah, mendorong layanan jasa keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah.

Selain itu juga menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif bagi berkembangan UMKM, usaha pemula dan membiayai pembangunan sektor prioritas.

”Sebagai kepala daerah, Gubernur Ganjar dinilai berani menggerakkan dan mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah,” jelasnya. (ric/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ganjar Kembali Jadi Saksi Sidang E-KTP

SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kembali menjadi saksi sidang kasus korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, hari ini, Kamis (30/3). Dia mengaku tidak...

Waspadai Penawaran Pelunasan Kredit

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat untuk mewaspadai surat kuasa M1 dan penawaran dari perusahaan atau lembaga yang menjanjikan pelunasan kredit dan...

Pengembang Rumah Subsidi Harus Teregistrasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–DPD REI (Real Estate Indonesia) Jawa Tengah mengimbau para pengembang, khususnya pengembangan perumahan subsidi untuk segera melakukan registrasi pada Kementerian Pekerjaan Umum dan...

Tidak Melanggar Dapat Takjil

WONOSOBO--Operasi lalu lintas yang digelar Satlantas Polres Wonosobo Senin (5/6) kemarin tampak berbeda. Polisi tampak seperti ustad, karena semua polisi laki laki mengenakan peci...

Jembatan Merah Rusak, Dibangun Jembatan Darurat

RADARSEMARANG, BATANG - Bupati Wihaji bersama 200 relawan yang terdiri dari Banser, TNI Kodim 0746 Batang, Polres Batang dan warga di Kecamatan Bandar dan Blado...

Bahan Hasutan Diambil dari Usulan Sandi soal Asian Games

JawaPos.com - Pernyataan Sandiaga Uno terkait upaya Pemprov DKI Jakarta menyemarakkan Asian Games malah berbuah olok-olokan. Bisa jadi yang mengolok-olok itu memang benci wakil...