31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

Bagikan Kaos Yaris, Titik Disanksi

SALATIGA-Terpidana kasus korupsi pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) Salatiga Titik Kirnaningsih mendapatkan sanksi teguran. Istri calon wali kota Yuliyanto ini ketahuan membaguikan kaos bertuliskan Sedulur Yaris pada para tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Salatiga. Yaris merupakan sebutan untuk pasangan Yuliyanto-Muh Haris dalam Pilwalkot Salatiga 2017.

Kasubsi Pengelolaan Rutan Klas IIB Salatiga Agus Wijayanto mengakui adanya pembagian kaos salah satu kandidat Pilwalkot oleh Titik. Begitu ditemukan langsung ditindak lanjuti Kepala Rutan Yunengsih dengan menyita kaos. Titik juga juga diperingatkan karena rutan merupakan instansi pemerintah maka dilarang dijadikan sebagai tempat berkampanye dalam bentuk apapun.

“Kasus kaos bertuliskan Sedulur Yaris itu kita temukan jauh sebelum penetapan nomor calon wali kota dan wakil wali kota Salatiga,” jelas Agus.

Atas tindakan tersebut, Titik sudah diberi sanksi peringatan keras. Sanksi hanya berupa teguran karena masalah tersebut bukan termasuk dalam pelanggaran tata tertib rutan.

Kepala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) Jateng Bambang Sumardiono menjelaskan, pernyataan pihak Rutan Salatiga sudah jelas, termasuk tindakan yang diberikan ke Titik terkait permasalahan tersebut. “Karutan sudah jelas memberikan pernyataan sekaligus tindakan yang diberikan terkait masalah itu,” kata Bambang singkat.

Ketua Panwas Kota Salatiga Arsyad Wahyudi ketika dikonfirmasi lewat pesan singkat, tidak memberikan komentar meski pesan tersebut sudah dibaca. Ketua Banwaslu Jateng Abhan Misbah saat dikonfirmasi mengatakan, Panwas Kota Salatiga sudah menindaklanjuti dengan datang ke Rutan Salatiga. Ia juga sudah menginstruksikan Panwas untuk mengkaji lebih lanjut apakah terbukti ada pelanggaran atau tidak.

“Kalau terbukti sanksinya nanti kita lihat dulu. Yang jelas biar dikaji dulu,” ungkapnya.

Terpisah, anggota Divisi Perencanaan Data KPU Kota Salatiga Syaemuri juga tidak mau memberikan komentar. Ia meminta untuk menghubungi Panwas Salatiga saja. “Langsung ke Panwas saja Mas, karena itu lebih ke domainnya Panwas, biar satu alur,”jawab Syaemuri.

Titik yang masih menjalani hukuman di Rutan Salatiga belum bisa dikonfirmasi. Sementara salah satu petinggi partai pengusung Yaris, Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Salatiga Bambang Riantoko saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengaku belum mengetahui dan meminta konfirmasi langsung ke pasangan Yaris. “Saya malah tidak tahu sama sekali terkait itu, benar-benar tidak tahu,” kata Bambang singkat. (jks/ton)

Latest news

Related news