31 C
Semarang
Minggu, 16 Mei 2021

Sharp Optimistis, Tahun 2017 Tumbuh 24 Persen

SEMARANG–Membanjirnya produk elektronik asal China dan Korea, menjadikan pasar elektronik di Indonesia semakin menggeliat. Ini dapat dilihat dari hasil penjualan elektronik di Atlanta Elektronik di awal tahun 2017 yang meningkat signifikan. Karena itulah, Sharp Electronics menggelar pameran persahabatan “Sharp Tomodachi Koten” mulai 11-22 Januari 2017 di Atlanta Elektronik Ngaliyan. Berbagai produk dan promo menarik digelar dalam upaya meningkatkan penjualan.

“Untuk mendorong penjualan di awal tahun, kami menyelenggarakan pameran Sharp Tomodachi Koten. Tomodachi berarti persahabatan. Sedang, koten dalam bahasa Jepang berarti pameran. Apabila digabung yaitu Pameran Persahabatan,” kata Branch Manager Sharp Electronics, Anton Fatoni.

Pihaknya sangat optimistis dengan pameran tersebut. Bahkan mematok target penjualan elektronik di awal tahun 2017 ini, tumbuh 24 persen. “Kami memilih Atlanta Elektronik, karena penjualan Sharp cukup bagus. Apalagi Sharp memiliki varian produk yang sangat lengkap mulai dari LED, mesin cuci, lemari es, AC dan produk rumah tangga lainnya,” tutur Anton.

Tren penjualan elektronik saat ini, kata Anton, masih didominasi televisi, mesin cuci, lemari es, dan AC. Empat produk elekletronik ini paling laku keras, selain produk Home Appliances lainnya. “Kami optimistis, penjualan elektronik di tahun 2017, masih bergairah kendati perekonomian Indonesia mengalami banyak tantangan,” tandasnya.

Direktur Atlanta Elektronik, Santoso Kurniadi mengatakan bahwa pada pameran kali ini, Sharp banyak menggelar program menarik yakni hadiah langsung dengan kupon gosok-gosok (Scratch and Win), souvenir, kupon lucky draw dengan hadiah vacum cleaner. Selain itu, Sharp juga akan menghadirkan, Sharp Mobile Service Station (SMSS) dan live music.

“Yang lebih menarik lagi, digelar lomba karaoke pada 21-22 Januari dengan hadiah total Rp 2.550.000. Pada pembukaan pameran dimeriahkan dengan penerbangan balon yang membawa voucher potongan harga Rp 1.000.000 yang  didapat Tuwar yang beralamat di Pucung, Bambankerep, Ngaliyan, Kota Semarang. (tya/ida)

Latest news

Related news