31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

PPP Tegaskan Jaga Persatuan Bangsa

SEMARANG – Harlah ke-44 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang jatuh bulan ini akan diselenggarakan bersamaan dengan pengukuhan Pengurus DPW dan Pengurus Cabang dari 35 kabupaten/kota. Peringatan Harlah akan digelar Minggu (15/1) di Hotel Patra Jasa Semarang. Kegiatan tersebut akan dihadiri 1.500 pengurus dan kader se-Jateng.

Hadir pula Ketua Majelis Syariah DPP PPP KH Maemun Zubair, Ketum DPP PPP Romahurmuzy, Ketua Majelis Pakar DPP PPP yang juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Sekretaris DPW PPP Jateng Abdul Syukur mengatakan tema Harlah kali ini ”Mewujudkan Masyarakat Madani dalam Bingkai NKRI”, dengan latar belakang pemikiran, akhir-akhir ini dinamika masyarakat semakin tinggi yang di satu sisi bisa mengganggu  keutuhan NKRI.  ”Protes, demo, beda pendapat dan sikap-sikap kritis adalah instrumen demokrasi dan itu diperlukan. Tapi kalau yang terjadi adalah intoleransi dan hal-hal yang bisa mengganggu persatuan bangsa, maka PPP akan berdiri di depan untuk menjaga ukhuwah wathoniyah (persatuan bangsa),” katanya.

Dia menambahkan, KH Maemun Zubair seringkali berpesan untuk menjaga NKRI dengan membina persaudaraan sesama umat Islam dari golongan mana pun dan persatuan Indonesia yang terdiri atas bermacam suku, ras dan agama. ”Pesan ini disampaikan kepada kami saat sowan ke Sarang, Rembang, Rabu kemarin,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinan Romahurmuzy, pihaknya siap meraih tiga besar dalam pemilu 2019. Dengan dinamika di internal PPP yang sudah mendekati final ini diteruskan dengan pengaderan yang intensif, akan menjadi modal penting menghadapi pemilu ke depan. Bahkan hikmah dari konflik internal selama dua tahun ini adalah terbentuknya jaringan baru dengan kelompok selama ini di luar partai, dan semakin menambah energi utntuk PPP.

Dia mencontohkan, kaderisasi dan peningkatan SDM diselenggarakan melalui Sekolah Demokrasi yang menarik perhatian kader-kader muda potensial. Khususnya dari perguruan tinggi, untuk selanjutnya bisa menjadi upaya meningkatkan kualitas demokrasi, dan PPP akan bisa berperan lebih banyak untuk demokratisasi tersebut. (ric/ce1)

Latest news

Related news