33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Tersetrum, Satu Tewas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PEMALANG – Nasib sial dialami dua pekerja yang sedang memperbaiki genteng milik majikannya. Gara-gara itu keduanya kesetrum listrik. Satu masih beruntung selamat walaupun dengan luka sobek, satunya lagi harus dibayar mahal, karena dia tewas di tempat kejadian, Kamis (12/1).

Mohammad Rajin alias Teguh, 35 warga Jalan Kyai Makmur No 5 RT 04 RW 08, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Pemalang tewas di tempat kejadian akibat luka bakar di tubuhnya. Sementara Ajis Suratman, 37 yang beralamat sama harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar di lengan kanan dan luka sobek di bagian dagu dan bibir.

Saksi mata, Imam Khodohi menuturkan, Mohammad Rajin dan Ajis Suratman bekerja di rumah milik Khusyaeri Khasan Fachrudin di Jalan Ir. Sutami No 3 RT 01 RW 17 Bojongbata Kecamatan Pemalang. Sekitar pukul 10.00, Muhammad Rajin naik ke atas rumah untuk memperbaiki genting yang bocor. Namun tidak sengaja, dia menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. “Melihat kejadian itu, Ajis Suratman berusaha menolong, tapi akhirnya ikut kesetrum,” kata Imam.

Setelah tersetrum, Ajis Suratman jatuh ke bawah. Sedangkan Mohammad Rajin masih menggantung di atap. Ajis masih bisa selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sedangkan Mohammad Rajin meninggal di tempat.

Saksi lainnya, Kamari,  mengatakan, Rajin naik ke atas rumah untuk memperbaiki genteng yang bocor dengan aquaproof. Namun belum sempat mengerjakan dia sudah tersengat listrik. “Dia tersengat kabel listrik yang berada di sampingnya saat hendak memperbaiki genting,” jelasnya.

Kapolsek Pemalang, AKP Tarhim membenarkan kejadian tersebut. Korban kemudian dievakuasi dari atas balkon dengan menggunakan sarung untuk diutrunkan ke bawah bersama-sama warga.  “Kedua korban dibawa ke RSU Dr.M.Ashari Pemlanag untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Tarhim. (rid/jpnn/ric)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Komisaris Utama BPR Arto Moro Terima Leadership Award 2017

RADARSEMARANG.COM - Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Kedu yang pada akhir tahun ini menggelar program apresiasi bertitel Leadeship Award 2017, memberikan penghargaan kepada...

PDIP Berharap Lawan Kotak Kosong

SEMARANG-Sejumlah partai politik (parpol) berencana menjalin koalisi agar hanya muncul dua calon pada Pilgub Jateng, 2018 mendatang. Seperti yang dilontarkan Ketua DPD I Partai...

Udinus Ajak Mahasiswa Baru Cegah Abrasi

SEMARANG - Sebanyak 3.573 mahasiswa baru Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mengikuti rangkaian acara Dinus Inside 2017, dengan pelaksanaan Udinus Care Conservation, Bakti Sosial di...

Menanti Jurus Baru Mahathir

Video penemuan harta karun Najib Razak beredar luas: timbunan uang, perhiasan, emas-berlian dan warkat-warkat. Yang melihat pun geleng-geleng kepala. Saking kagumnya. ”Itu hoax,” tulis teman...

Manufacturing Hope

Empat orang meninggal: terlalu bernafsu. Mencari harta karun ini. Ratusan lainnya masih penasaran. Ini gara-gara orang kaya satu ini: Forrest Fenn. Umur 87 tahun. Tinggal...

MUI Perlu Redam Polemik HTI

SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menggadang-gadang Majelis Ulama Indonesia (MUI) mampu meningkatkan peran dalam meredam polemik terkait keberadaan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang...