33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Bekuk Tiga Pengedar, Belum Sentuh Jaringan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Aparat Ditresnarkoba Polda Jateng menangkap tiga tersangka kasus narkoba yang dikendalikan oleh narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Polisi pun belum menyentuh pengendali atau jaringan di dalam Lapas.

Salah satunya bernama Victor Imanuel Tobias alias Itok alias Rujito, 34. Tersangka ditangkap di rumahnya Jalan Rinjani Barat II RT 01 RW 19, Kelurahan Mojosongo, Jebres Surakarta, pada Senin (9/1) sekitar pukul 18.45. ”Dari tangan tersangka kami mengamankan 50 gram sabu dan 40 butir ekstasi warna pink,” ungkap Ditresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Krisno Halumuan Siregar saat gelar perkara Kamis (12/1) kemarin.

Halumuan mengatakan barang tersebut diperoleh dari seseorang narapidana berinisial A, yang mendekam di dalam lapas wilayah Jawa Tengah. ”Tersangka mengaku dikendalikan oleh tahanan yang masuk DPO kami. Tersangka Victor ini juga residivis kasus sama (narkoba), keluar tahun 2014,” jelasnya.

Sedangkan dua tersangka lain yang juga telah diamankan yakni bernama Sri Purwanto, satu jaringan dengan tersangka Subianto alias Bianto, 49. Keduanya ditangkap di daerah Solo Raya atau tepatnya Sragen, Sabtu (7/1) kemarin.

Penangkapan berawal dari tersangka atas nama Sri Purwanto (SP), dengan barang bukti sabu seberat 1 gram. ”SP ditangkap namun berusaha melawan dengan cara melarikan diri menggunakan kendaraan. Terpaksa anggota kami mengeluarkan tembakan menembak ban kendaraan untuk menghentikannya,” jelasnya.

Setelah penangkapan, petugas mengembangkan dan tersangka SP memperoleh barang narkoba dari Subianto. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menggiring SP menuju tempat persembunyian Subianto untuk melakukan penggeledahan di rumah kontrakannya di Tlebengan Sragen Tengah, Sragen.
”Dari tangan tersangka Subianto petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 gram sabu, HP, alat untuk nyabu serta timbangan,” terangnya.

Hasil pengembangan penyidikan tersangka Subianto mendapat barang sabu dari MB, seorang narapida yang ada di dalam lapas, di daerah Jawa Tengah, tanpa menyebutkan lapas yang dimaksud.

Tiga tersangka tersebut kini telah ditahan aparat kepolisian. Ketiganya dijerat pasal 114 (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 112 (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara pelaku Subianto mengakui barang tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di dalam lapas. Sedangkan modusnya, barang tersebut diletakkan di suatu tempat yang telah ditentukan oleh MB di dalam lapas. ”Yang menentukan dari sana, saya hanya tinggal naruh di suatu tempat. Nanti bayarnya bisa ditransfer melalui rekening,” katanya singkat. (mha/zal/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sidak Bangunan Mangkrak, Bupati Jadi Rebutan Foto

BATANG – Berniat melakukan kunjungan kerja di lokasi bangunan milik pemerintah yang mangkrak, Bupati Batang Jawa Tengah Wihaji, malah menjadi rebutan untuk diajak swafoto oleh...

Biar Aman

Wakapolres Wonosobo Kompol Umi Mariati menyerahkan bantuan helm kepada anak-anak yang melintas dengan orang tuanya di perempatan Taman Plaza Wonosobo, Selasa (22/8). Polisi terus...

Semarang Terpilih Jadi 10 Kota Terbaik Nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kota Semarang terpilih menjadi 10 Kota Terbaik Nasional pada Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award (Yowita) 2018. Anugerah penghargaan di bidang pariwisata...

Warga Kesulitan Pesan Makan

MAGELANG – Usai mogoknya angkutan umum dan angkutan taksi di Kota Magelang, pengemudi ojek online meliburkan diri atau tidak melayani order. Langkah ini diambil...

Wisatawan Amerika

RADARSEMARANG.COM - Sebanyak 300 wisatawan asing asal Amerika Serikat berkunjung ke Klenteng Sam Pho Kong, Kota Semarang, Sabtu (17/2) kemarin. Mereka merupakan rombongan penumpang...

Qasima Luncurkan Single Marhaban Ya Ramadhan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Setelah sukses mengeluarkan lima album, Grup Qasidah Irama Melayu Magelang (Qasima) kini mengeluarkan single album Marhaban Ya Ramadhan di bawah label...