31 C
Semarang
Selasa, 18 Mei 2021

Bekuk Tiga Pengedar, Belum Sentuh Jaringan

SEMARANG – Aparat Ditresnarkoba Polda Jateng menangkap tiga tersangka kasus narkoba yang dikendalikan oleh narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Polisi pun belum menyentuh pengendali atau jaringan di dalam Lapas.

Salah satunya bernama Victor Imanuel Tobias alias Itok alias Rujito, 34. Tersangka ditangkap di rumahnya Jalan Rinjani Barat II RT 01 RW 19, Kelurahan Mojosongo, Jebres Surakarta, pada Senin (9/1) sekitar pukul 18.45. ”Dari tangan tersangka kami mengamankan 50 gram sabu dan 40 butir ekstasi warna pink,” ungkap Ditresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Krisno Halumuan Siregar saat gelar perkara Kamis (12/1) kemarin.

Halumuan mengatakan barang tersebut diperoleh dari seseorang narapidana berinisial A, yang mendekam di dalam lapas wilayah Jawa Tengah. ”Tersangka mengaku dikendalikan oleh tahanan yang masuk DPO kami. Tersangka Victor ini juga residivis kasus sama (narkoba), keluar tahun 2014,” jelasnya.

Sedangkan dua tersangka lain yang juga telah diamankan yakni bernama Sri Purwanto, satu jaringan dengan tersangka Subianto alias Bianto, 49. Keduanya ditangkap di daerah Solo Raya atau tepatnya Sragen, Sabtu (7/1) kemarin.

Penangkapan berawal dari tersangka atas nama Sri Purwanto (SP), dengan barang bukti sabu seberat 1 gram. ”SP ditangkap namun berusaha melawan dengan cara melarikan diri menggunakan kendaraan. Terpaksa anggota kami mengeluarkan tembakan menembak ban kendaraan untuk menghentikannya,” jelasnya.

Setelah penangkapan, petugas mengembangkan dan tersangka SP memperoleh barang narkoba dari Subianto. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menggiring SP menuju tempat persembunyian Subianto untuk melakukan penggeledahan di rumah kontrakannya di Tlebengan Sragen Tengah, Sragen.
”Dari tangan tersangka Subianto petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 gram sabu, HP, alat untuk nyabu serta timbangan,” terangnya.

Hasil pengembangan penyidikan tersangka Subianto mendapat barang sabu dari MB, seorang narapida yang ada di dalam lapas, di daerah Jawa Tengah, tanpa menyebutkan lapas yang dimaksud.

Tiga tersangka tersebut kini telah ditahan aparat kepolisian. Ketiganya dijerat pasal 114 (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 112 (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara pelaku Subianto mengakui barang tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di dalam lapas. Sedangkan modusnya, barang tersebut diletakkan di suatu tempat yang telah ditentukan oleh MB di dalam lapas. ”Yang menentukan dari sana, saya hanya tinggal naruh di suatu tempat. Nanti bayarnya bisa ditransfer melalui rekening,” katanya singkat. (mha/zal/ce1)

Latest news

Related news