31 C
Semarang
Selasa, 24 November 2020

Tak Malu Bertanya

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

BEKERJA di perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi (IT) bisa dibilang profesi baru bagi Shinta Soetardjo. Terus belajar, banyak membaca, dan tak malu bertanya menjadi kunci dalam mendalami bidang ini.

”Saya bergabung di perusahaan ini baru sekitar 6 bulan. Sebelumnya saya berkarir di bidang perhotelan dan konsultan PR,” kata perempuan yang kini menjabat sebagai Marketing & PR Manager PT Prosperita Indonesia ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Alumnus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung ini mengakui, tantangan terbesar ada pada pemahaman produk. Namun begitu, pengalaman bertahun-tahun sebagai konsultan PR membuatnya cepat beradaptasi.

”Klien kami dulu dari berbagai kalangan. Mulai dari pertambangan, NGO dan lain-lain. Mau nggak mau memang harus terus belajar,” ujar perempuan kelahiran Jakarta, 25 Februari ini.

Di perusahaan ini, lanjut Shinta, juga memberikan saya banyak kesempatan untuk belajar. Banyak rekan yang tak enggan berbagi beragam informasi. Sehingga memudahkan untuk bekerja sembari belajar.

”Sebagai PR harus tanggap dan update hal-hal baru yang berkembang di masyarakat, sebagai salah satu referensi dalam media promosi. Rilis dan promosi memang kami yang buat, tapi jelas untuk produk dan lain sebagainya saya banyak tanya dengan teman-teman baik dari satu divisi maupun divisi lain,” katanya. (dna/aro/ce1)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...