31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

Sebarkan Berita Hoax Bisa Dipidanakan

SEMARANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Tengah telah memasuki tahap kampanye. Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan berita hoax termasuk black campaign.

”Untuk berita hoax ini menjadi keprihatinan semua termasuk presiden,” ungkapnya usai mengikuti kegiatan Perayaan Natal Keluarga Polri Jawa Tengah Tahun 2016 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Rabu (11/1) kemarin.

Condro menegaskan berita hoax atau black campaign terhadap pasangan calon dalam pilkada lewat media sosial dapat dipidanakan. ”Itu nanti akan dilihat oleh Panwas, apakah ini pelanggaran administrasi, apakah ini masuk ranah pidana. Kita lihat aturan hukumnya, apakah terkait pilkada atau terkait UU ITE, karena itu kan berbeda,” tegasnya.

Condro mengatakan, saat ini daerah di Jateng yang sedang menggelar pilkada serentak masih kondusif. Namun demikian, pihaknya juga terus memantau terkait segi pengaman. Bahkan, Condro juga telah menyiagakan operasi Sandi Mantap Praja. ”Dari polda kita turunkan semua shabara ada 3 kompi,” katanya.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Lukas Akbar mengatakan, sampai sejauh ini belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya berita hoax selama pelaksanaan pilkada. ”Belum ada. Kalau nanti ada, nanti akan kita cermati kontennya,” imbuhnya.

Sementara itu, perayaan Natal Keluarga Polri Jawa Tengah Tahun 2016 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng berlangsung meriah. Ditutup dengan penampilan penyanyi papan atas, Judika. (mha/zal/ce1)

Latest news

Related news