33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Janin 8 Bulan Dibuang Di Sungai

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

UNGARAN – Jembatan Kali Keboan Desa Jati Jajar, Kecamatan Bergas, tepatnya bersebalahan dengan resto Chimory mendadak dikerumuni ratusan warga, Selasa (10/1). Dikarenakan adanya penemuan janin oleh warga setempat.

Janin ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik rangkap dua dan masih lengkap dengan plasenta. Janin ditemukan saat tersangkut tumpukan sampah di dam jembatan.

Salahsatu saksi mata yang juga satpam Chimory, Nurochim,49,  mengatakan janin tersebut ditemukan oleh warga setempat yang mencangkul di ladang tak jauh dari lokasi kejadian. “Penemuannya sekitar jam 13.00. Si penemu langsung teriak-teriak,” kata Nurochim.

Teriakan tersebut lantas mengundang perhatian orang-orang yang berada di sekitar lokasi. “Lantas saya menghampiri penemu janin tersebut,” lanjutnya. Janin tersangkut karena terseret arus sungai.

Tak lama ditemukan, jajaran Polsek Bergas datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Janin langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ungaran untuk diautopsi.

Kapolsek Bergas, AKP Heri Sumarso mengatakan analisa awal, janin tersebut tidak lama dibuang di sungai. “Kita akan lakukan penyelidikan, apakah benar dibuang di sungai jembatan tersebut atau mungkin hulunya tidak jauh dari jembatan,” tuturnya.

Dikatakan Heri, dari keterangan pihak Rumah Sakit (RS), usia janin sekitar 7 sampai 8 bulanan. “Siapa yang tega membuang masih kita selidiki,” katanya.

Penemuan janin tersebut juga mengakibatkan kemacetan di jalur utama menuju Kecamatan Bawen, sebab banyak warga atau pengendara yang ingin melihat penemuan tersebut. “Saya kira ada kecelakaan makannya berhenti. Ternyata penemuan bayi,” ujar Pujianto (45) pengendara asal Gedhanganak Ungaran. (ewb/zal)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ngopi Bareng di Sigandul

TEMANGGUNG – Menyambut peringatan Hari Kopi Internasional yang jatuh pada 1 Oktober mendatang, para pelaku kopi di lereng Gunung Sindoro akan mengadakan aksi minum...

Lebih Terkonsep dan Memukau

SEMARANG-Ribuan warga Semarang memadati kawasan titik 0 kilometer Semarang, sepanjang Jalan Pemuda hingga Tugumuda. Turut memeriahkan malam Puncak Perayaan HUT Kota Semarang ke-470 dengan...

Kemendes Dituding Lempar Batu Sembunyi Tangan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kementerian Desa (Kemendes) dinilai lempar batu sembunyi tangan, pasca dipotongnya Dana Desa (DD). Lantaran pemotongan DD tersebut setelah Kemendes mencium adanya...

Mengatasi Kejenuhan Pasangan

­Tanya dr Andi: Dok, saya sudah menikah 13 tahun, sekarang ini sudah sering mengalami rasa jenuh saat hubungan dengan suami. Bagaimana cara mengatasinya dok? Terimakasih. A...

Kursi Pesawat Terisi 82 Persen

SEMARANG – Tingkat keterisian penumpang pesawat tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini seiring dengan geliat pertumbuhan ekonomi serta pariwisata yang mendorong...

Keluar dari Zona Nyaman Sukses Dirikan Usaha PJTKI dan Biro Umrah

RADARSEMARANG.COM - BERADA pada zona pekerjaan yang nyaman dengan gaji besar, biasanya membuat orang betah dan enggan beranjak. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi...