33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Warga Mangunsari Siap Gotong Royong Mendukung

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) dinilai layak untuk didukung dan dimenangkan menjadi pemimpin di Kota Salatiga. Hal itu disampaikan Ketua DPC PDIP Kota Salatiga, M. Teddy Sulistyo, saat sosialisasi dan meminta doa restu kepada warga Mangunsari di kediaman Joko Santoso, warga Jangkungan RT 4 RW 4, Kelurahan Mangunsari, Sidomukti.

”Saya ingin sampaikan kenapa PDIP dukung Pak Rudi? Alasannya, karena Pak Rudi merupakan birokrat murni, dulu pernah menjabat Camat Sidomukti, Kadis Perhubungan, Kadis Pasar, Asisten, Sekda, hingga Plt Wali Kota Salatiga. Selain itu, Pak Rudi tak pernah dapat desas-desus kasus pidana maupun korupsi,” kata Teddy yang juga Ketua DPRD Kota Salatiga dalam sosialisasi, Minggu (8/1) malam.

Menurutnya, Rudi merupakan pemimpin yang hidupnya sudah rampung, sehingga tinggal fokus untuk membesarkan rakyat dan memajukan Kota Salatiga. Ia juga menyampaikan Rudi yang terpanggil melayani kota ini bersama dengan partai pengusung dan pendukung sudah memastikan diri tidak neko-neko dan tidak korupsi. Semua itu juga sudah terbukti karena pernah menjabat Sekda 9 tahun, namun Rudi tidak kaya, hidupnya biasa saja.

”Kita saja sosialisasi ini patungan semua. Pak Rudi ndak punya duit, penting kalau masyarakat mendukung, maka akan terijabahi kemenangannya. Mari sekali-kali sambatan, gotong royong memilih pemimpin kita untuk anak cucu kita ke depan. APBD Kota Salatiga mencapai Rp 1,2 triliun, tapi kalau wali kotanya belum rampung dengan hidupnya sendiri, maka Kota Salatiga akan begini-begini terus tidak akan maju,” ungkapnya.

Teddy juga mengajak masyarakat memilih pemimpin yang baik dan bersih. Dengan begitu, Kota Salatiga tidak stagnan. Melainkan bisa maju, sehingga butuh pemimpin yang hidupnya, tawa dan tangisnya untuk rakyat. Ia juga menyesalkan sekarang di mana-mana banyak bangunan mangkrak. Untuk itu, ia mengajak untuk membuat Salatiga bisa Gumregah (guyub, maju, resik, gayeng dan amanah).

”Salatiga harus bangkit. Salatiga harus berdiri sejajar dengan kota-kota lain. Bareng-bareng yuk menangkan Rudi-Dance untuk Salatiga. Biar cari gawean gampang, kita selesaikan sudah cerita buruk kepemimpinan lalu,” katanya.

Dalam acara tersebut, semua warga juga menyatakan kompak bersedia sambatan untuk kemenangan Rudi-Dance.

Calon Wakil Wali Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, memastikan jika terpilih nanti ia dan Rudi tidak akan neko-neko. Pihaknya juga memastikan akan melakukan perubahan, karena menurutnya Kota Salatiga selama ini hanya begitu-begitu saja.

Tokoh masyarakat Mangunsari, Sutikno, meminta janji-janji Rudi-Dance saat terpilih benar-benar dilaksanakan. Sehingga tidak hanya ungkapan semata. Ia juga memastikan akan mendukung keduanya. ”Yang penting, janji keduanya harus diwujudkan, jangan cuma omongan semata,” kritiknya. (jks/aro/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jelang Pilgup, PP Tunggu Intruksi Pusat

UNGARAN–Jelang Pilgub Jateng 2018, beberapa figur sudah melakukan pendekatan dengan ormas-ormas di Kabupaten Semarang. Sebagaimana diakui, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP)...

New Alamanda Kembangkan Hunian Premium

SEMARANG - Kota Semarang adalah salah satu kota yang mempunyai kelebihan tersendiri bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah hunian. Karena di kota ini mempunyai...

Pembangunan Pasar Johar Dijaga Ketat 

SEMARANG-Proses pembangunan Pasar Johar Cagar Budaya sudah mulai dilakukan. Di sekeliling bangunan pasar tradisional legendaris ini ditutup rapat menggunakan pagar setinggi kurang lebih dua...

Peluang Bagi Perkembangan Pariwisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengelola Pusat Rekreasi Promosi Pembangunan (PRPP) diharapkan mampu memanfaatkan peluang karena lokasinya yang dekat dengan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Dengan...

Mental Juara!

BANDUNG – PSIS benar-benar membuktikan kelasnya di laga perebutan juara ketiga yang sekaligus perebutan satu tiket tersisa menuju Liga 1 versus Martapura FC di...

Kabupaten Kampar Ingin Tiru KIK

KENDAL–Bupati Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Aziz Zaenal ingin mendirikan kawasan industri di wilayahnya sebagaimana Kawasan Industri Kendal (KIK). Mengingat, Kampar memiliki kebun kelapa sawit...