33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Presiden Jokowi Minta Pasar Kajen Direhab

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

KAJEN-Hari kedua kunjungan kerja (Kunker), Presiden Joko Widodo meninjau Pasar Kajen di Desa/Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Senin (9/1) kemarin. Namun sebelum masuk Pasar Kajen, Presiden Jokowi menyapa warga di depan pasar, yang telah menunggu sejak 2 jam sebelum kedatangannya. Bahkan, para pedagang rela meninggalkan kiosnya, demi berebut bersalaman dengan orang nomor satu di negeri ini.

Begitu mendatangi kios sembako, Presiden Jokowi menanyakan kepada para pedagang tentang kenaikan harga pangan, mulai dari harga cabai, gula hingga minyak goreng. Meski begitu, Jokowi langsung menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai tersebut, tidak bisa dihindari mengingat pertanian cabai pada 2016 kemarin berada pada kondisi yang kurang bagus. Akibatnya, pasokan cabai kepada masyarakat sedikit terpengaruh. Kini, harga cabai rawit merah Rp 100 ribu/kg. Tapi yang cabai merah kriting Rp 50 ribu/kg, dan cabai hijau Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu/kg.

“Yang namanya harga, tergantung dari persediaan dan permintaan. Karena musim panen cabai tahun 2016 kemarin, memang jelek untuk cabai. Banyak cabai yang busuk dan gagal panen, maka persediaan atau pasokannya kurang,” kata Jokowi saat hendak meninggalkan Pasar Kajen.

Menurutnya, untuk mengatasi kurangnya pasokan komoditas cabai di sejumlah daerah, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sedang mengupayakan penyaluran stok komoditas cabai ari daerah yang stoknya melimpah ke daerah yang mengalami kekurangan. “Gorontalo stoknya melimpah, dari sana akan kami salurkan ke daerah lain,” kata Jokowi.

Jokowi juga menuturkan bahwa Pasar Kajen adalah salah satu pasar tradisional Kabupaten Pekalongan yang ramai, namun kondisi pasarnya kurang baik. Untuk itu, Pemerintah Pusat akan membantu memperbaiki Pasar Kajen agar lebih baik dan nyaman, sehingga meningkatkan omzet penjualan para pedagang.

Menurutnya, Bupati Pekalongan, Asip Khobihi, pada tahun ini sebaiknya menggunakan anggaran Pemkab terlebih dahulu, untuk memperbaiki Pasar Kajen. Dilanjutkan kembali perbaikanya pada tahun berikutnya.

“Paling lama tahun depan, perbaikan Pasar Kajen sudah selesai dan saya akan kembali melihat Pasar Kajen yang diperbaiki. Pasar ini, omzetnya sangat tinggi. Sehingga perlu diperbaiki untuk kenyamanan pedagang dan pengunjung,“ tutur Presiden.

Sementara itu, Bupati Asip menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi untuk segera memperbaiki Pasar Kajen. “Langkah awal adalah penataan dan pengelolaan kios dan pedagang dalam tahun ini,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Disperindag Sidak Produsen Mainan Anak

SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah industri mainan anak terkait kualitas Standar Industri Nasional (SNI). Jika...

Rp 7,5 M untuk Guru TPQ dan Modin

SEMARANG- Komisi D DPRD Kota Semarang menganggarkan pemberian honor kepada para guru taman pendidikan Alquran senilai Rp 6,386 miliar dan para modin perawat jenazah...

Puting Beliung Rusak 4 Rumah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga di Dusun Brodjojito Desa Pakis Kecamatan Bringin, Rabu (20/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Kepala Badan...

Kemeriahan Kaum Difabel Unjuk Talenta

SEMARANG- Terdorong rasa bangga dan nasionalisme yang begitu besar, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Indonesia (PPDI) DPC Kota Semarang menyelenggarakan peringatan kemerdekaan bertajuk “Disability for...

Peredaran Obat Kuat Ilegal Dibongkar

SEMARANG-Sindikat pengedar dan pemroduksi obat kuat ilegal dibongkar aparat Polda Jateng. Selain menangkap pelakunya, petugas mengamankan ratusan barang bukti obat kuat dari berbagai merek,...

Para Calon Perangkat Desa Diminta Tenang

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Para calon perangkat desa yang telah lolos seleksi Computer Asessment Test (CAT) diminta tenang dalam menyikapi gejolak masyarakat. Selain itu, mereka...