31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Jokowi Diminta Lebih Bijaksana

KENDAL—Ditemani putranya Kaesang Pengarep, Presiden RI Joko Widodo sowan ke rumah KH Dimyati Rais. Kedatangannya ke rumah Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fadlu Wal Fadlilah hanya ntuk bersilahturahmi dengan ulama di Kaliwungu.

Kedatangan rombongan Jokowi disambut meriah oleh ratusan santri dengan iring-iringan musik rebana dan lantunan shalawat badar. Selain santri, warga sekitar Kaliwungu juga memenuhi jalan-jalan menyaksikan secara langsung wajah orang nomor satu di Indonesia itu.

Pertemuan berlangsung kurang lebih satu jam secara tertutup di kediaman KH Dimyati. Menurut putra pengasuh Ponpes Al-fadlu Wal Fadhilah, Alamudin Dimyati Rais bahwa jika dalam pertemuan tersebut tidak pembicaraan hal khusus. Kedatangan Jokowi hanya bersilahturahmi.

Ya hanya temu kangen biasa, tidak ada yang spesial. Beliau (Presiden, Red) sudah lama tidak bertemu abah, jadi momen saat melintasi Kendal ini, beliau mampir,”  kata Alamudin, Senin (9/1) kemarin.

Perihal pembicaraan khusus antara keduanya, diakuinya tidak ada. Hanya, KH Dimyati berpesan agar Jokowi sebagai presiden bisa lebih bijaksana dan bersabar dalam menghadapi segala macam cobaan dan kritikan. “Intinya hanya menasihati saja. Ya saya kira wajarlah seorang kiai memberikan nasihat kepada pemimpinnya agar lebih baik,” tandasnya.

KH Dimyati, diakuinya memberikan masukan terhadap negara. Namun hal terpenting menurut Alamudin, yakni KH Dimyati mengingatkan presiden agar menyayangi rakyatnya. “Salah satu syarat dan kebijakan seorang pemimpin adalah harus melihat umat dan rakyatnya dengan rasa kasih sayang,” tambahnya.

Sementara Bupati Kendal, Mirna Annisa mengaku berterima kasih, Presiden Jokowi sudah mau mampir ke Kendal. Ia berharap kedatangan presiden ini mampu mendukung pembangunan di Kendal. “Ini merupakan bentuk perhatian dari seorang Presiden untuk warga Kendal. Semoga bisa bermanfaat untuk pembangunan,” kata Mirna.

Usai bersilahturahmi, Jokowi membagikan buku tulis kepada para santri dan warga. Bahkan mereka sengaja datangan dan menunggu untuk foto bersama. Salah seorang warga, Tutik yang datang bersama anaknya mengaku harus berdesak-desakkan untuk dapat bersalaman dengan Jokowi. “Susah banget, karena harus menerobos pengamanan dan berdesak-desakan dengan warga lainnya. Tapi untung bisa salaman dan dapat dua buku tulis, buat kenang-kenangan,” akunya. (bud/ida)

Latest news

Related news