33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Presiden Tekankan Pentingnya Kebhinnekaan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PEKALONGAN – Dengan menggunakan kain sarung dan berkemeja hitam, Presiden RI Joko Widodo, Minggu (08/1) bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja, Kapolri, Panglima, Gubernur Jateng, Wali Kota dan Bupati Pekalongan menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H, di Gedung Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, dan disambut Habib Muhammad Lutfi bin Yahya.

Diawali dengan Sholawat Nabi dan doa dari sejumlah ulama dan habib, puncak peringtatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 di Gedung Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan sangat meriah. Lebih dari 10 ribu jamaah dari penjuru di Indonesia turut hadir dalam acara tersebut.

Usai pembacaan doa yang dilakukan oleh Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya, dan Sholawat Nabi, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberikan sambutan dan laporan singkat. Dia mengungkapkan dalam sebulan terakhir, ada 2 kabupaten di Jateng yang telah tertangkap tangan, atau operasi tangkap tangan oleh Tim Saber Pungli.

“Kami melaporkan Pak Presiden, bahwa Selasa mendatang, seluruh Bupati dan Wali Kota akan menandatangi pakta integritas, untuk menjalankan roda pemerintahan daerah yang bersih dari korupsi,” ungkapnya.

Didampingi Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya, Jokowi dalam sambutannya lebih menekankan akan pentingnya kesatuan dan persatuan, mengingat di Indonesia terdiri dari 34 Provinsi dan 516 Kabupaten/Kota, yang tersebar dari Sabang hingga Marauke.

Menurutnya lebih dari 7000 suku yang ada di Indonesia, dengan keanekaragamannya yang harus dijaga, karena banyaknya suku yang ada di Indonesia, merupakan kekuatan yang sangat besar, dan ditakuti oleh bangsa asing.

“Jika keanegaragaman suku dan bahasa lokal tidak dijaga, dan tidak dihormati. Maka akan menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia sendiri, karena adanya perpecahan, mari kita jaga karena NKRI adalah harga mati,” tutur Presiden Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan saat ini, Indonesia sedang diterpa masalah berita bohong yang tersebar di medsos, yang tidak bertanggungjawab. Sehingga jika dibiarkan sangat menganggu keamanan, yang ada di masyarakat.

Menurutnya masyarakat mempunyai peran dan potensi, untuk menyebarkan kebaikan yang diajarkan oleh Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya, untuk itu peran ulama sangat besar dalam menjaga kebhinekaan, kesatuan dan persatuan bangsa di Indonesia.

“Ulama, TNI dan Polri adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Ulama mempunyai peran yang sangat besar, dalam menyampaikan kebaikan kepada masyarakat,” tegas Jokowi.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi sempat membagi-bagikan sepeda gunung kepada tiga orang jamaah yang mampu menjawab seputar kebhinekaan, serta mampu menghapalkan dan melafalkan Pancasila dengan benar. (thd/ric)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Buron Sebulan, Pelaku Pencabulan Ditangkap

KENDAL—Kasus kekerarasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kendal. Kali ini menimpa gadis belia berinnisial FR, 13, yang masih duduk bangku...

Masih Hidup, Pele Dikabarkan Meninggal

JawaPos.com – Beberapa hari terakhir, linimasa media sosial digemparkan kabar meninggalnya Pele. Pemain sepak bola asal Brasil itu dikabarkan mengembuskan napas terakhir di salah...

Produsen Kerupuk Kesulitan Bahan Baku

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Ratusan produsen kerupuk usek yang ada di Empat Desa yaitu Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, saat ini kesulitan bahan baku khususnya tepung...

DPRD Desak Pemkab Perbaiki Insfrastruktur

BATANG-DPRD Kabupaten Batang mendesak Pemkab Batang untuk segera  melakukan perbaikan infrastruktur. Terutama perbaikan jalan rusak, yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat luas. Hal tersebut terungkap...

Panen Ikan Nila Tambak Air Payau

DEMAK-Budidaya ikan air tawar cukup menjanjikan. Bahkan, kini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Demak telah mengujicoba budidaya ikan nila di areal tambak dengan...

Kemasan Beras akan Dilabel Premium dan Medium

SEMARANG - Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang penentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras tingkat medium dan premium, sudah diimplementasi mulai...