33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Mantan Dewan Laporkan Oknum Polisi

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SALATIGA– Mantan anggota DPRD Kabupaten Semarang Wening Tyas Adi Nartani melaporkan Brigadir Hr ke Propam Polda Jateng. Perempuan warga Dusun Koripan Desa Koripan RT 01 RW 02, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang ini melapor karena oknum polisi yang bertugas di Polres Salatiga tersebut belum melunasi sisa utang Rp 100 juta.

Wening kepada media menyatakan sudah menempuh berbagai cara. Penyelesaian secara kekeluargaan ditempuh mantan anggota dewan dari PKPI ini, namun semua upaya itu mentok. Bahkan belakangan, disebutkan, terlapor menyatakan sudah melunasi utangnya.

Wening mengatakan, sebelum melapor ke Polda Jateng pada Senin (2/1) lalu, ia juga mengadu ke Propam Polres Salatiga. Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Propam Polres Salatiga dan mereka berdua sempat dipertemukan. Namun pertemuan tersebut juga tidak membawa hasil. “Saat saya tagih, ia malah menantang saya untuk melaporkan,” kata Wening.

Karena jalan kekeluargaan buntu, Wening terpaksa melaporkan kasus ini ke Propam Polda Jateng. Wening menyertakan bukti-bukti komplet saat melapor ke Polda.

Diceritakan Wening, utang tersebut bermula saat Brigadir Hr yang sudah dikenalnya, meminjam uang Rp 200 juta dengan alasan untuk modal usaha. Karena sudah akrab, permintaan itu dituruti Wening. Pada 27 Mei 2016, ia menransfer uang Rp 200 juta lewat sebuah bank ke rekening terlapor.

Selang dua bulan kemudian, 28 Juli 2016, Brigadir Hr mulai menyicil utang itu. Pertama menyerahkan tunai Rp 5 juta, kemudian via transfer dua kali dengan nominal Rp 90 juta dan Rp 5 juta.

Pada November 2016, Wening hendak meminta kekurangan utang Rp 100 juta, namun Hr justru berbelit-belit. Dan di hadapan Propam Polres Salatiga ia mengaku sudah menyerahkan kekurangan utang sebesar Rp 100 juta secara tunai. Namun saat diminta menunjukkan bukti, ternyata tidak bisa.

Karena merasa belum ada kejelasan, Wening akhirnya melaporkan kasus ini ke Propam Polda Jateng. “Saya minta keadilan, uang Rp 100 juta tidak sedikit. Saya berharap Polda menangani serius kasus ini,” ujarnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Salatiga AKP I Nyoman Suasma saat dikonfirmasi via whatshap (WA) terkait kasus ini, belum mau memberikan komentar. (sas/ton)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kabar Soal Jual Beli Kapal Sitaan Secara Ilegal di Belawan Hoaks

JawaPos.com - Kabar soal jual beli kapal secara ilegal yang terjadi di Pelabuhan Belawan Kota Medan beredar luas di masyarakat dan media sosial. Kapal...

Kursi Stadion Akan Dibongkar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kontraktor proyek pemasangan tempat duduk di tribun timur Stadion Citarum Semarang dinilai asal-asalan. Sebab, pemasangan kursi penonton itu diduga tidak sesuai spesifikasi,...

FEB UMM Jalin Kerja Sama dengan Pemkab

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Magelang menyelenggarakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan...

Trend Baru: Bayar Bagasi Apa Lagi

Oleh: Dahlan Iskan Pelopornya: bandara Hongkong. Korbannya: bukan Anda. Sementara ini yang jadi korban adalah perusahaan penerbangan. Entahlah kalau airlines akan meneruskan beban baru ini...

Rezeki dari Buket Bunga

RADARSEMARANG.COM - DI balik pembawaannya yang ramah, Tiara Munica Agustinawati memiliki jiwa wirausaha yang besar. Perempuan kelahiran Kabupaten Semarang, 30 November 1996 ini memulai...

Curug Gending Asmoro Ramai Pengunjung

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Baru dibuka untuk umum, keberadaan Curug Gending Asmoro sudah menarik minat pengunjung. Tempat wisata di tengah hutan bambu Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan,...