33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Dua Bandar Dibekuk

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Dua bandar narkoba berhasil diringkus aparat Ditresnarkoba Polda Jateng. Barang bukti yang diamankan yakni sabu seberat 30 gram. Dua bandar ini merupakan jaringan narkoba yang dikendalikan oleh napi yang mendekam di dalam sel Nusakambangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, dua bandar masing-masing berinisial SP, dan S alias B. Keduanya tinggal di wilayah Sragen, dan berhasil ditangkap di Sragen Sabtu (7/1) sekitar pukul 13.15.

”BB (barang bukti) yang diamankan 30 gram sabu, 1 unit mobil, HP, alat untuk nyabu serta timbangan. Serta uang Rp 2 juta lebih dari tangan tersangka,” ungkap Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova.

Djarod menjelaskan petugas mendapat informasi adanya transaksi narkoba di wilayah Sragen. Hasil tindak lanjut tersebut, petugas mencurigai adanya kendaraan roda empat yang melintas di jalan Solo Raya dikemudikan oleh tersangka SP.
”Tim juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan karena tersangka mau melarikan diri. Lalu mobilnya ditembak pada bagian ban,” jelasnya.

Pada aksi penangkapan siang hari tersebut, tersangka SP juga sempat berusaha menghilangkan barang bukti tersebut dengan cara dibuang. Namun, berkat kejelian petugas berhasil menemukan barang bukti sabu 30 gram milik tersangka SP.

”Setelah tersangka SP diamankan, dari pengembangan petugas menangkap tersangka lain berinisial S alias B berperan sebagai bandar. Tersangka ini ditangkap di kontrakannya di daerah Matesih Kecamatan Sragen Tengah,” katanya.

Hasil pemeriksaan juga menyebutkan bahwa dua tersangka yang diamankan ini merupakan bandar narkoba wilayah Sragen. Keduanya diduga memiliki jaringan narkoba oleh napi yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. ”Dua tersangka ini bandar. Diduga peredaran dikendalikan oleh napi Nusakambangan,” terangnya.

Tersangka SP warga Kecamatan Masaran Sragen ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Keduanya akan dijerat UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. ”Tersangka SP ini juga baru keluar dari LP, kasus narkoba,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Viral Ganjil Genap Motor 15 Jam, Polisi dan Dishub Pastikan Itu Hoax

JawaPos.com – Belakangan ini beredar pesan berantai di media sosial yang berisi informasi penerapan ganjil-genap dengan durasi 15 jam di sejumlah ruas jalan di...

1 Suro, Pengunjung Gunung Tidar Membludak

MAGELANG – Malam Suro atau 1 Muharram 1439 Hijriyah, Gunung Tidar ramai para pengunjung yang ingin berziarah. Pengelola tempat wisata spiritual tersebut mencatat jumlah...

Waspadai Investasi Bodong

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN- Jangan tergiur dengan investasi yang menawarkan keuntungan berlipat. Bisa jadi itu investasi bodong alias fiktif. “Di zaman sekarang kita harus memilih bisnis dan...

Pihak Katering Diperiksa Tiga Jam

SEMARANG—Sebanyak 24 karyawan PT Fukuryo Indonesia yang mengalami keracunan nasi katering hingga kemarin (29/8) masih dirawat di RS Permata Medika Ngaliyan. Rata-rata korban masih...

Prita Yusita, Bidan di Salatiga yang Gencar Kampanyekan Persalinan Alami

Terinspirasi dari Robin Lim yang memopulerkan persalinan secara alami. Prita Yusita, seorang bidan yang berdomisili di Salatiga termotivasi untuk mengedukasi perempuan bahwa proses persalinan...

Orgil Tewas Tertabrak Kereta di Mranggen

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Seorang warga tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan jiwa atau orang gila (orgil) ditemukan tewas tertabrak kereta api (KA) barang, tepatnya...