33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Berpotensi Pendidikan ke Luar Negeri

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Mahasiswa kedokteran usai disumpah dilarang bekerja atau membuka praktik tetapi harus magang selama setahun di rumah sakit dan puskesmas. Hal itu sudah menjadi peraturan dari pemerintah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

”Jadi dokter baru itu jangan melanggar aturan dan selama magang itu akan mendapat pengalaman bekerja di rumah sakit dan puskesmas, kemudian baru akan mendapat pengakuan resmi sebagai dokter,” ungkap Dekan FK Unissula dr Iwang Yusuf MSi dalam Sumpah Dokter Ke-101 Periode I yang melepas 22 mahasiswa kedokteran Unissula, kemarin.

Lebih lanjut Iwang mengatakan semua peraturan dan persyaratan bagi dokter baru setelah lulus wajib dilaksanakan. Apalagi lulusan kedokteran Unissula juga sudah diakui banyak diterima di sebuah intansi kesehatan. ”Sampai saat ini sudah melepas sebanyak 4.404 lulusan kedokteran yang sudah bekerja di beberapa tempat baik swasta atau PNS yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Wakil Dekan I FK Unissula, dr Setyo Trisnadi Sp KF SH menambahkan, lulusan kedokteran Unissula juga bisa berkesempatan melanjutkan ke luar negeri karena kini Unissula juga sudah mempunyai jaringan ke luar negeri.

”Ini menjadi kesempatan yang baik dan bila akan bekerja di sini harus pede karena di Indonesia banyak mengetahui bagaimana kualitas SDM FK Unissula,” tambahnya.

Sementara Sumpah Dokter FK Unissula kemarin dipimpin Ketua Senat dr Sofwan Dahlan Sp F. Acara juga dihadiri Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung, Hasan Thoha Putra, Wakil Yayasan Tjuk Subekhan Sulchan, Rektor Unissula Anis Malik Thoha, dan perwakilan Dinkes Jateng. Sementara peraih IPK tertinggi adalah Kusumaningati dengan IPK 3,63.

Perwakilan Dinas Kesehatan Jateng, Wahyu Setyaningsih mengatakan saat ini Gubernur Jateng konsentrasi pada bidang kesehatan. Pasalnya ada 10 kabupaten/kota yang masih terjangkit leptospirosis dan daerah lainnya juga terjangkit penyakit lainnya. ”Ada juga daerah yang endemis terjangkit penyakit pes yakni Kabupaten Boyolali. Kemudian 9 kabupaten/kota yang endemis dengan penyakit kaki gajah,” katanya.

Sehingga dengan adanya sumpah dokter itu maka diharapkan bisa membantu mengurangi penyakit tersebut. Sebab dokter baru itu akan ditempatkan di puskesmas serta rumah sakit selama satu tahun itu.  ”Ini sangat membantu pemerintah dalam mengentaskan penyakit baik yang endemis atau penyakit lainnya dan meringankan beban masyarakat,” katanya. (hid/ric/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berani untuk Bermimpi

KETERBATASAN biaya tak membuat Dwi Muji Ajeng Ariyani mengubur keinginannya melanjutkan pendidikannya. Ia terus berjuang dengan melakoni berbagai macam pekerjaan, demi membiayai kuliahnya. Selepas...

Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis TIK Lebih Efektif

RADARSEMARANG.COM - BOSAN, itulah kata-kata yang terlontar dari sebagian siswa dalam memasuki pembelajaran PPKn. Yakni, ketika proses pembelajarannya hanya berkutat pada buku paket dan...

Usai Mogok, Penumpang Angkot Sepi

SALATIGA– Setelah mogok selama tiga hari sebagai bentuk protes beroperasinya ojek online, ratusan angkutan kota (angkot) di Salatiga kembali beroperasi, Kamis (24/8). Angkot mulai...

Dipecat Partai, Legislator Dicopot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah sekian lama berseteru dengan Partai Nasdem, anggota DPRD Kota Semarang dari partai besutan Surya Paloh tersebut, Windu Suko Basuki resmi...

Bidik Eks Gelandang Persela

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang tampaknya mulai tancap gas memburu satu stok kuota pemain asing Asia yang baru saja ditinggalkan oleh gelandang asal...

114 Lulusan SMP IT PAPB Dilepas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 114 siswa kelas IX SMP Islam Terpadu PAPB Semarang dilepas. Pelepasan peserta didik angkatan XII bertema "Never Give Up and...