33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Ajak Lebih Selektif Teruskan Broadcast

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Komunitas Masyarakat Anti Hoax Indonesia mengajak semua pihak menahan diri untuk tidak ikut menyebarkan berita bohong. Dengan menggelar aksi serentak di 7 kota se-Indonesia, komunitas ini mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam menyebarkan informasi di media sosial.

”Kami juga ada grup di Facebook yang fungsinya ketika ada masyarakat yang mendapatkan broadcast di media sosial dan belum mengetahui kebenarannya, bisa ditanyakan kepada gup itu mengenai kebenarannya,” ujar Farid Zamroni, Koordinator Komunitas Masyarakat Anti Hoax Indonesia Semarang saat menggelar aksi di arena car free day Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (8/1).

Aksi tersebut, ungkap Farid, merupakan bentuk upaya penyadaran masyarakat atau netizen tentang dampak negatif dari berita hoax. Namun demikian, lanjut dia, peran pemerintah dalam menyosialisasikan UU ITE juga sangat penting. Pasalnya, dengan implementasi UU ITE yang baik maka akan ada efek jera bagi netizen yang sering menggunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian. ”Harapannya surat edaran Kapolri tentang ujaran kebencian juga dapat membuat efek jera ini,” kata dia.

Farid juga menyarankan, sebaiknya masyarakat atau netizen tidak mudah meng-klik dan share, terutama terhadap berita yang dianggap provokatif. Untuk status, meskipun merupakan hak pribadi, menurutnya juga harus ditulis dengan bahasa yang santun. ”Kritik pun juga perlu, tapi harus disampaikan dengan beretika. Asal kritik yang bertanggung jawab,” kata dia.

Aksi ini mendapat apresiasi Gubernur Jateng Ganjar pranowo. Ia menilai, deklarasi ini merupakan wujud kepedulian generasi muda terhadap nasib bangsanya.

Pada kesempatan ini Ganjar juga mengajak masyarakat agar dapat menggunakan media sosial secara jujur. Misalnya, tidak menggunakan akun anonim sehingga yang dilakukan di media sosial dapat dipertanggungjawabkan.

”Mari berusaha bersama-sama menjaga mulut, lisan, pikiran, telinga, dengan menuliskan apa yang akan disampaikan dengan baik, dan positif. Bukan bercerita soal kebencian,” kata dia.

Persatuan di dunia maya lanjutnya, juga harus dijaga. Tidak hanya melawan hoax dan kebenciannya, Ganjar mengajak masyarakat dunia maya tetap menciptakan kedamaian, optimisme di media sosial. ”Karena silaturahmi lewat medsos itu baik,” pungkasnya. (sga/amh/ric/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

3.000 Aljiro Siap Meriahkan Reuni Akbar

SEMARANG – Reuni akbar alumni SMAN 1 Semarang tahun ini bakal meriah. Alumni sekolah yang tergabung dalam Aljiro ini bakal ngumpul bareng puncak malam...

Jelang Buka Luhur, Peziarah Sunah Kudus Makin Banyak

RADARSEMARANG.COM, Jelang uka luwur 10 Syuro peziarah di makam Sunan Kudus semakin ramai. Bahkan, dini hari tadi pun paseban area makam tidak sepi pengunjung....

Pembuktian Vincenzo!

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - PSIS akan melakoni matchday kedua di ajang Liga 1 2018. Kali ini, Haudi Abdillah dkk akan menjamu Bali United di Stadion...

Pengemplang Pajak Bebas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Direktur Utama CV Sumber Alam Sakti, Theng Hong Sioe alias Soso akhirnya bisa bernafas lega, atas kasus dugaan pengemplangan pajak senilai...

Deny Ikut Bantu Aniaya saja Dihukum 7 Tahun

VONIS 6 bulan penjara yang dijatuhkan majelis hakim PN Semarang kepada 9 terdakwa taruna tingkat III Akpol Semarang dinilai ‘super ringan.’ Koran ini mencoba...

Program Kartu Tani Panen Keluhan

SEMARANG - DPRD terus melakukan pemantauan terkait dengan program kartu tani di Jateng. Hasilnya, ternyata banyak keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi di daerah...