31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Menkes Tegur Pasien Bandel

PEKALONGAN – Menteri Kesehatan, Nila Farid Moeloek sempat dibuat kesal dan menegur salah satu pasien penderita stroke dan diabetes yang kedapatan “ngemil” di RSUD Bendan. Hal tersebut dinilai bisa mengganggu proses pemulihan pasien.

“Tadi saya mendapati pasien dengan diagnosa stroke dan diabet malah asik-asikan ngemil, saya tegur dia dan keluarga yang mendampingi,” ucapnya kesal. Menurutnya, ketidakdisiplinan pasien semacam itu dapat menghambat proses pemulihan. Maka tenaga medis juga harus disiplin mengecek kegiatan pasien dan jangan sungkan untuk memberi peringatan.

Kejadian tersebut Menkes temui saat meninjau langsung proses pelayanan yang dilakukan RSUD Bendan, Minggu (8/1), dalam rangka mendampingi kehadiran Presiden Jokowi ke Kota Pekalongan. Ia didampingi Direktur RSUD Bendan, dr. Bambang Prasetijo dan Asisten II Setda Kota Pekalongan, Sri Wahyuni. Nila mengecek langsung infrastruktur yang ada di RSUD Bendan termasuk penataan ruang pelayanan. “Ruang terbuka hijau harus diperbanyak dan ventilasi setiap ruangan pasien harus mencukupi,” pesannya.

Selesai observasi lapangan, Menkes langsung memimpin rapat dengan jajaran staf RSUD Bendan guna menyaring masukan terkait pelayanan pada Rumah Sakit. Dalam rapat tersebut, ia berpesan pada RSUD Bendan agar selalu melayani masyarakat dengan maksimal, walaupun pasien BPJS.

“Layani pasien dengan baik dan berjenjang, jika memang diagnosa pasien ringan dan mampu ditangani dokter umum jangan langsung dirujuk ke spesialis,” tegasnya.

Ia melarang dokter memberikan obat paten kepada pasien, jika obat generik masih bisa dipenuhi untuk menekan biaya. Setelah melakukan kunjungan ke RSUD Bendan, Menteri Kesehatan melanjutkan tinjauan langsung terkait proses pelayanan di Puskesmas Kusuma Bangsa Kelurahan Panjang Wetan. (tin/ric)

Latest news

Related news