31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

Jateng Berpotensi Diserang Cuaca Buruk

SEMARANG – Cuaca buruk yang disertai bencana masih mengancam Jateng. Wilayah Cilacap bagian Utara, Kabupaten Banyumas, Wonosobo, dan Banjarnegara berpotensi diserang cuaca buruk. Dari pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng, empat daerah tersebut mempunyai intensitas hujan dengan kategori tinggi. Yaitu mencapai 400 mm per bulan.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jateng, Agus Sudaryanto menjelaskan, tingginya intensitas hujan itu akan terjadi dari pertengahan Januari hingga Februari mendatang. Potensi hujan disertai petir dan angin kencang cukup tinggi. ”Masyarakat harus waspada. Kalau bisa jangan berteduh di bawah pohon ketika hujan. Soalnya saat angin kencang, bisa membuat pohon tumbang,” tegasnya, Minggu (8/1).

Selain empat daerah tersebut, beberapa wilayah di Jateng bagian utara seperti Tegal, Brebes, Pekalongan, Kendal, Semarang, hingga Pati, diperkirakan juga akan diserang cuaca ekstrem. ”Potensi banjirnya cukup tinggi,” imbuhnya.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Pramana mengaku telah melakukan persiapan menghadapi cuaca buruk. Bahkan pihaknya sudah menetapkan status siaga bencana hingga Maret mendatang. Dijelaskan, sejak awal Januari, sudah ada kejadian longsor dan banjir di sejumlah daerah. ”Tapi datanya belum direkap,” tegasnya.

Sejak ditetapkannya siaga bencana dari Oktober hingga akhir Desember 2016 lalu, tercatat sudah ada 600 kejadian. Adapun selama 2016 terjadi 1.951 kejadian bencana dengan kerugian mencapai Rp 2,3 triliun.

Dibeberkan Sarwa, cuaca ekstrem ini juga membuat keberangkatan sejumlah kapal dari ke Kepulauan Karimunjawa terpaksa ditunda. Ini karena KMP Siginjai dihadang ombak setinggi lebih dari 2 meter dengan kecepatan sekitar 20 knot. Kapal itu bertolak dari Dermaga Kartini dengan mengangkut 143 penumpang, 4 mobil, 1 truk, 18 sepeda motor, 1 sepeda, dan berbagai barang kebutuhan pokok masyarakat.

Cuaca buruk ini juga memaksa KMC Bahari Express 2c gagal berlayar ke Karimunjawa. Mestinya kapal yang dioperatori pihak swasta ini bertolak dari Dermaga Kartini Jepara tujuan Karimunjawa. (amh/ric/ce1)

Latest news

Related news