33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Padukan Gaya Vintage dan Futuristik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Tren fashion memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri dalam tiap era. Dari yang bergaya vintage hingga futuristik. Sejumlah desainer memadukan ragam kekhasan tersebut di 2017 ini.

“Kekhasan tersebut kita padukan dengan inspirasi yang bisa diambil juga dari berbagai hal. Seperti alam, budaya maupun lainnya,”ujar salah seorang anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC), Widya Andhika Aji.

Pemiliki label Dhievine ini, mengaplikasikan tema besar tersebut sesuai spesialisasinya, batik. Motif-motif cantik ala Batik Semarang, Batik Lasem, Pekalongan maupun tenun ditampilkan dalam desain bergaya retro.

Potongan simpel tetap dikedepankan sebagai salah satu tawaran untuk kenyamanan pemakai tanpa menghilangkan kesan stylish. Sedangkan sebagai detail dari desain, tabrak motif banyak dimainkan oleh Widya.

“Desainnya memang sengaja dibuat simpel, tapi tetap terlihat gaya. Salah satunya dengan padu padan motif dan material yang dipilih. Begitu juga dengan potongan yang menampilkan lekukan tapi tetap terlihat sopan dan nyaman dikenakan,”ujarnya.

Untuk warna, alumnus Komunikasi Universitas Diponegoro dan Psikologi Unika Soegijapranata ini memilih warna-warna ceria untuk koleksinya kali ini. Mulai dari dominasi merah yang dipersiapkan untuk menyambut perayaan Imlek hingga warna-warna soft yang memberikan tampilan lebih feminim.

Sementara di jajaran busana muslim, Al Fath meluncurkan koleksi bertajuk Shades of Romance. Dress panjang dengan bahan jacquard banyak ditampilkan dalam koleksi yang diluncurkan pada awal tahun ini.

“Desain ini diambil terinspirasi baju-baju muslim para perempuan di kerajaan-kerajaan Turki zaman dahulu. Modelnya simpel dan lebar-lebar tapi tetap cantik saat dikenakan,”ujar Manager Al Fath, Yani Eko.

Warna-warna bernuansa peach, grey dan gold mempertegas kesan elegan. Kali ini, koleksi yang ditampilkan tidak banyak bermain pada tabrak warna. Cukup dengan warna-warna yang senada dalam satu tampilan.“Warna bisa jadi ada beberapa, tapi senada. Paling hanya beda satu dua tone saja,”ujarnya.

Sedangkan untuk hijab, printing bermotif tribal dan bunga dipilih agar tampilan tidak terlihat sedikit lebih berwarna. “Kalau hijab memang ada motif tertentu yang kita tampilkan, tapi kebanyakan dalam koleksi kali ini digunakan turban,” ujarnya. (dna/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sebagian Pedagang Pilih Berjualan di Luar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pedagang pasar Blauran baru mengeluhkan sepinya pembeli di tempat yang baru diresmikan pemkot 15 Februari lalu itu. Keluhan pedagang semakin menjadi...

Tiga Orang Terjaring Razia Narkoba

SEMARANG - Pemberantasan dan pencegahan terhadap peredaran narkotika dan obat terlarang (narkoba) terus digencarkan aparat Polda Jateng. Kali ini, razia digelar di sejumlah tempat...

Pedagang Yaik Tolak Penetapan Zonasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sosialisasi rencana relokasi pedagang Pasar Yaik Baru berjalan alot. Para pedagang menolak Dinas Perdagangan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut campur dalam penetapan...

Persik Kendal Menang Telak

KENDAL—Setelah sebelumnya kalah dari Maong Anom Bandung dengan skor 1-0, Persik Kendal akhirnya menahbiskan dirinya sebagai penguasa kandang. Setelah berhasil melibas Villa 2000 B...

Cara Asyik Bayu Widagdo Angkat Eksistensi Wayang

RADARSEMARANG.COM - KECINTAANNYA terhadap budaya Jawa, terutama wayang, sudah muncul sejak kecil. Bahkan saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Muhammad Bayu Widagdo sudah...

Dewan Ngotot, Pemkab Menolak Tanpa Payung Hukum, Naikkan Rp 100 Ribu

MUNGKID—Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)...