33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

X-Trail Disopiri Wanita Hajar Lima Kendaraan

Kecelakaan Karambol di Tikungan Tanah Putih

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Kecelakaan karambol melibatkan enam kendaraan terjadi di tikungan Tanah Putih, Jalan Dr Wahidin, Karanganyar Gunung, Candisari, Jumat (6/1) kemarin. Sebuah mobil Nissan X-Trail warna hitam bernopol H 8832 MG yang dikemudikan Sri Martinah, 60, warga Perumahan Tulus Harapan, Tembalang, menghantam lima kendaraan yang melaju dari arah berlawanan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya dua korban luka ringan yang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan beruntun itu terjadi Jumat sekitar pukul 11.30 di tikungan Tanah Putih, Karanganyar Gunung,  Candisari. Tabrakan melibatkan enam kendaraan, yakni Nissan X-Trail bernopol H 8832 MG, mobil Daihatsu Gran Max pikap warna hitam bernopol H 1708 UF, mobil Honda Civic warna hitam bernopol H 7225 TY, motor Viar bernopol H 5342 AUG, Honda Supra H 4703 AFG, dan Honda Revo H 4831 YZ.

Kecelakaan bermula saat mobil Nissan X-Trail yang dikemudian Sri Martinah melaju kencang dari atas menuju bawah atau selatan ke utara. Nah, saat melewati di jalan menikung dan menurun itu, diduga Sri Martinah hendak menyalip kendaraan tak dikenal di depannya lewat sebelah kanan. Saat itu, posisi mobil X-Trail melewati garis marka. Nahas, pada saat bersamaan dari arah utara (bawah) melaju mobil Daihatsu Gran Max yang disopiri Karyono, 63, warga Perum Dolog, Pedurungan. Akibatnya, tabrakan tak bisa terelakkan.

”Mobil X-Trail itu melaju kencang dan langsung menabrak mobil saya. Pengemudinya seorang ibu,” kata sopir Daihatsu Gran Max pikap, Karyono kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Karyono mengatakan, mobil X-Trail itu menabrak bagian belakang bak mobilnya hingga mobilnya terpental balik arah di jalur berlawanan. Setelah menabrak Gran Max, mobil X-Trail yang dikemudikan perempuan berhijab itu terus meluncur hingga menghantam mobil Honda Civic warna hitam bernopol H 7225 TY di belakangnya. Setelah itu, mobil menabrak pengendara motor di belakang mobil Civic, yakni motor Viar  H 5342 AUG, Honda Supra H 4703 AFG, dan Honda Revo H 4831 YZ.

”Setelah menabrak mobil saya, mobil X-Trail itu menabrak mobil Honda Civic lalu menabrak tiga pengendara motor. Bahkan, motor Honda Revo yang ditabrak sampai terseret hingga ke kolong X-Trail,” jelasnya sambil menambahkan mobil X-Trail berhenti setelah menghantam trotoar jalan di sebelah kanan.

Karyono mengaku, saat itu sedianya hendak ke Jatisari Mijen mengangkut perabotan rumah tangga milik warga yang akan pindahan. Ia beruntung, dalam kejadian itu bisa selamat dari maut. ”Alhamdulillah tidak apa-apa, hanya kaget saja. Kalau mobil saya, penyok di bagian bak belakang yang ditabrak itu,” ujarnya.

Pengendara motor Viar bernopol H 5342 AUG, Surono, juga mengaku hanya mengalami luka lecet di tangan. Ia beruntung selamat dari kejadian itu, lantaran saat mengetahui hendak ditabrak mobil X-Trail, berhasil melompat dari motornya. ”Setelah nabrak mobil di depan, mobil X-Trail itu kan masih melaju zig-zag ke arah saya, saat itu saya langsung lompat,” katanya.

Kapolsek Candisari, Iptu Dhayita Daneswari, ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan menerangkan, diduga pengemudi mobil X-Trail yang melaju dari selatan ke utara hendak menyalip kendaraan di depannya ketika berada di tikungan jalan. Nahas, saat itu dari arah berlawanan meluncur mobil Gran Max dan kendaraan lain. ”Mobil X-Trail menabrak lima kendaraan dari arah berlawanan, yakni dua mobil dan tiga kendaraan roda dua,” katanya.

Ia menuturkan, korban luka dalam kecelakaan berjumlah dua orang, dan langsung dilarikan ke RS Elisabeth. ”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito, mengatakan, masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan karambol tersebut. Pihaknya juga telah memeriksa saksi-saksi dalam kejadian ini. Namun pihaknya belum bisa memeriksa pengemudi mobil X-Trail, Sri Martinah, secara detail lantaran masih shock.

”Tadi sudah kita mintai keterangan, tapi bersangkutan masih shock. Makanya, kami tunda dulu. Tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan dua pengendara motor,” ungkapnya.

Pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab terjadinya kecelakaan beruntun tersebut. Ia mengaku, saat kejadian jalan licin karena habis diguyur hujan. Namun Sugito memastikan pengemudi X-Trail menguasai medan jalan tersebut. Karena menurut pengakuan Sri Martinah, hampir setiap hari melewati jalan tersebut. ”Rem juga tidak dalam keadaan blong. Masih berfungsi,” katanya.  (mha/aro/ce1)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...