33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Uji Coba Satu Bulan, Belum Terapkan Sanksi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Hari kedua diberlakukannya sistem satu arah, di Jalan MT Haryono Semarang masih ada pengendara motor, bahkan mobil yang sengaja melawan arus. Beberapa dari mereka sengaja melawan arah karena malas berputar untuk sampai ke tempat tujuan.

”Ini tadi saya dari arah Sompok, tapi kebablasan. Kalau muter kan kejauhan, orang ini kebablasan hanya beberapa meter saja kok,” ujar pengendara motor yang enggan disebut namanya.

Kebanyakan, pengguna jalan melanggar arus di sekitaran SMA Sultan Agung dan beberapa titik di tengah-tengah Jalan MT Haryono. Hampir tidak ada pengguna jalan yang melawan arus mulai dari ujung jalan. Hal ini dikarenakan, selain dijaga, oleh petugas juga telah dipasang road barrier (pembatas jalan) yang tidak memungkinkan pengguna jalan untuk menerobos.

Sementara itu, jalur lambat di sepanjang Jalan MT Haryono penuh digunakan untuk parkir kendaraan roda empat.

Berbeda, di Jalan Menteri Supeno (Taman KB) arus satu arah sudah berjalan lebih baik dari hari sebelumnya. Hanya beberapa orang yang kurang memperhatikan tanda menerobos road barrier yang dipasang oleh petugas.

”Dibandingkan kemarin, hari ini sudah agak mendingan. Hanya beberapa yang mungkin ngelamun ya sehingga mereka tetap melewati road barrier,” ujar Iptu Achmadi Kepala unit pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Kanit Turjawali) Satlantas Polrestabes Semarang.

Dikatakan Achmadi, pengendara yang melanggar tidak diberikan sanksi. Mereka hanya diberi arahan dan peringatan karena dalam satu bulan ke depan aturan ini masih dalam tahap uji coba. ”Ini kan masih untuk sosialisasi. Sementara juga sambil dievaluasi. Kalau sesuai nanti lanjut. Tapi kalau belum sesuai ya nanti ada kajian lagi,” ujarnya.

Ia berpendapat, dengan sistem ini arus lalu lintas bisa menjadi lebih lancar. Karena sebelum ada kebijakan satu arah ini, arus lalin padat, karena ada pertemuan arus kendaraan dari arah Jalan Pahlawan yang hendak menuju Jalan Menteri Supeno dan kendaraan dari arah SMA 1. ”Saya harap warga Semarang bisa lebih dewasa dalam menaati aturan lalu lintas. Mematuhi aturan, baik ketika ada petugas yang sedang berjaga maupun tidak,” imbuh polisi yang selama dua hari ini berjaga dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 di Jalan Menteri Supeno itu. (sga/zal/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Dukung Penerimaan Polri Transparan

KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama dengan Kapolres Pekalongan, AKBP Roy Ardhya Candra, dan jajaran Muspida, Minggu (12/3) di halaman Rumah Dinas Bupati...

Bocah SD Ayahnya Gantung Diri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sungguh ironis, seorang anak temukan ayahnya tewas gantung diri. Peristiwa tersebut pun membuat pilu warga Perum Griya Utama RT 1 RW...

Carnival Night di Ibis Semarang Simpang Lima

RADARSEMARANG.COM - MENYAMBUT Tahun Baru 2018, Ibis Semarang Simpang Lima menggelar Carnival Night, Minggu (31/12) mulai pukul 19.00 – selesai di La Table Restaurant....

Densus 88 Amankan Satu Warga Balong Saat Akan Pijatkan Anak

KENDAL—Densus 88 kembali beraksi di Kendal. Kali ini mengamankan satu warga Dukuh Balong, Desa Randusari RT 03 RW 02, Kecamatan Rowosari, bernama Irsyad alias,...

Ajang Adu Kreativitas Bartender Lokal

SEMARANG – Bartender atau peracik minuman merupakan profesi yang lekat dengan dunia hiburan malam. Padahal profesi sebagai bartender membutuhkan keahlian khusus. Misalnya teknik juggling, fire...

Pastikan Hak Pilih Tak Hilang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PDDP) menyambangi rumah dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh, Jalan Gubernur Budiono, Gajahmungkur, Semarang untuk melakukan pencocokan dan...