PSIS Bawa Misi Pemutihan Sanksi

  • Bagikan

SEMARANG – PSIS Semarang bakal menjadi salah satu voters yang tercatat dalam kongres tahunan PSSI yang akan digelar di Kota Bandung, Minggu (8/1) besok. Beberapa agenda penting bakal dibahas dalam kongres tersebut.

Salah satu agenda penting yang tengah digadang-gadang kubu PSIS adalah pembahasan mengenai pembebasan sanksi yang saat ini masih membelit beberapa pemain, ofisial serta manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar yang dianggap terlibat dalam sepak bola gajah pada musim kompetisi 2014 silam. “Misi utama kami tentunya ingin mengawal pembahasan mengenai sanksi tersebut. Dan kami berharap tidak ada perubahan agenda lagi sehingga masalah pengampunan sangsi bisa tetap menjadi bahasan kongres,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Agung yang akan didampingi Direktur Utama PSIS, Kairul Anwar dalam kongres besok menilai sudah saatnya PSSI meninjau kembali hukuman yang sempat diberikan oleh punggawa PSIS. ”Toh juga mereka sudah menjalani hukuman selama beberapa musim ini,” sambung Agung.

Agenda lain yang ditunggu oleh PSIS adalah penetapan jadwal serta regulasi kompetisi Divisi Utama 2017 yang kemungkinan juga bakal menjadi bahasan kongres pertama pasca terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Ketum baru PSSI itu. “Kami harapkan juga sepulangnya dari Bandung kami sudah mengantongi masalah kejelasan kompetisi baik soal jadwal maupun regulasi yang akan digunakan karena dengan begitu dari sisi teknis tim pelatih bisa langsun menyusun program persiapan,” beber Agung.

Sementara dari sisi persiapan tim, sore kemarin manajemen tim Mahesa Jenar akhirnya berhasil mencapai kesepakatan dengan dua bomber Hari Nur Yulianto dan Johan Yoga setelah negosiasi sempat berjalan alot. Dengan begitu, saat ini telah ada 12 pemain yang resmi bergabung dengan tim. GM PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto ditemui kemarin menambahkan, pekan depan kemungkinan akan ada beberapa nama yang kembali bergabung dengan tim. “Saat ini juga masih ada beberapa pemain seleksi yaitu M Ilham Arfil, Imam Baiqaki, Nurul Imam serta Catur yang nasib mereka akan ditentukan oleh coach Subangkit malam ini (kemarin malam, red),” pungkas Liluk. (bas/smu)

  • Bagikan