31 C
Semarang
Selasa, 18 Mei 2021

Jalan Berlubang, Jalur Pantura Macet

KAJEN–Lantaran banyaknya jalan berlubang di sepanjang jalur pantura, arus lalu lintas macet hingga 10 kilometer. Terutama dari arah barat ke timur atau arah Jakarta menuju Semarang, tepatnya di Jalan Raya Sipait depan PT Pisma Pustra, Jalan Raya Wiradesa, dan Jalan Raya Tirto. Jalur yang biasanya bisa ditempuh dalam 15 menit, kini bisa lebih dari 1 jam.

Kemacetan panjang terlihat setiap sore hari, khususnya di sepanjang Jalan Raya Sipait dan Tirto. Kemacetan tidak hanya terjadi di sepanjang jalur pantura, namun juga di jalur alternatif Tirto menuju Bina Griya Medono. Lantaran banyak kendaraan roda empat yang hendak menuju Semarang, memilih menggunakan jalur tersebut.

Seperti yang terjadi pada Jumat sore (6/1) kemarin, kemacetan arus lalulintas diperparah dengan adanya salah satu truk yang mengalami patah as, di Jalan Raya Tirto. Akibatnya, ruas jalan pun menyempit dan macet lebih dari 3 jam. Yang semula dua jalur, hanya bisa dilalui satu jalur dari arah Jakarta menuju ke Semarang.

Kemacetan terparah terjadi pada jalan Pasar Wiradesa, yakni di Jalan Ahmad Yani. Dimana jalur arah ke timur yang semula dua jalur menjadi satu jalur dan dialihkan ke posisi jalan di sebelah selatan. Lantaran ada penumpukan kendaraan angkutan umum di depan Pasar Wiradesa dan para pejalan kaki yang menyeberang.

“Setiap 10 menit atau 30 orang yang berkumpul, kami harus menghentikan kendaraan yang lewat. Karena, kalau tidak dihentikan, orang sulit menyeberang ke Pasar Wiradesa,” ungkar Kamdani, petugas parkir Pasar Wiradesa, Jumat (6/1) kemarin.

Menanggapi hal itu, Kabag Ops Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto mengatakan bahwa untuk mengantisipasi adanya kemacetan di sepanjang jalur Pantura, telah menyiapkan petugas patroli Lantas Polres Pekalongan untuk mengurai kemacetan. “Pada beberapa titik rawan kemacetan, seperti di Pasar Wiradesa dan Sipait, ada petugas Sat Lantas Polres Pekalongan yang menempati Pos Sipait dan Wiradesa yang selalu siaga mengurai kemacetan. Namun jika kemacetan imbas dari Kota Pekalongan, kami hanya akan mengalihkan ke jalur alternatif,” jelas AKP Aries. (thd/ida)

Latest news

Related news