31 C
Semarang
Selasa, 4 Mei 2021

Paslon Tak Beritahu Jadwal Kampanye

SALATIGA-Masa kampanye pemilihan wali kota dan wakil wali kota Salatiga sudah berjalan lebih dari 2 bulan. Kedua pasangan calon yang berlaga di Salatiga juga telah berkampanye dengan mendatangi warga. Hanya saja, tidak semua kegiatan kampanye tersebut diberitahukan ke polisi.

“Dari data yang masuk di kepolisian, hanya ada 10 surat tanda penerimaan (STP) tentang pemberitahuan kampanye yang dilakukan paslon atau timnya,” tutur Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudiyanto dalam kegiatan Rakor Lintas Sektoral di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Jumat (6/1).

Ia meminta paslon dan tim suksesnya untuk selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian ketika berkampanye. Terutama saat tahapan kampanye terbuka yang berlangsung 9-10 Februari mendatang. Diharapkan 3 hari sebelum pelaksanaan, paslon sudah memberitahukan kepada kepolisian, lengkap dengan lampiran penanggungjawab, lokasi dan perkiraan massa yang datang.

“Untuk pengamanan debat terbuka, kami akan melibatkan personel sesuai kebutuhan dan segera akan dibuatkan surat perintah. Termasuk pengamanan secara berlanjut di kantor KPU,” ungkapnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Achmad Rofai meminta semua jajaran untuk terus memantau bersama tahapan kampanye yang berakhir H-3 pencoblosan. Ia juga mengimbau, di masa tenang agar semua paslon dan tim suksesnya untuk tidak melakukan kegiatan.

“Termasuk APK (alat peraga kampanye) nanti dibersihkan radius 200 meter dari TPS (tempat pemungutan suara),” kata Rofai.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Salatiga Putnawati mengaku, logistik terkait Pilkada sudah dalam proses. Termasuk revisi anggaran juga harus dilakukan karena adanya perubahan perubahan. “Selain itu, masing–masing paslon hanya diperbolehkan rapat umum 1 kali,” imbuhnya. (jks/ton)

Latest news

Related news