31 C
Semarang
Rabu, 5 Mei 2021

Pastikan Pilot Tak Mabuk

SEMARANG – Tak mau kasus Tekad Purna Ahniiamartanto, mantan pilot Citilink yang diduga mabuk saat akan menerbangkan pesawat jurusan Surabaya ke Jakarta pada akhir tahun lalu terulang, PT  Angkasa Pura I (persero) melakukan tes kesehatan kepada kru pesawat, Jumat (6/1) pagi. Petugas harus memastikan baik pilot maupun kru dalam kondisi fit.

Sekitar pukul 04.30 pagi, belasan kru pesawat dari lima maskapai ‎ yakni Wings Air (dua pesawat, 16 kru), Batik AIR (8 kru), Garuda Indonesia (8 kru), dan Sriwijaya Air (8 kru), yang Remain Over Night (RON) atau pesawat yang menginap dan terbang pada pagi harinya, menjalani pemeriksaan kesehatan.

”Kegiatan ini digelar sesuai peraturan Menteri Perhubungan Nomor 8 Tahun 2015 tentang awak penerbangan mutlak harus memenuhi standar kesehatan,” kata General Manager Angkasa Pura I, Priyo Jatmiko.

Menurutnya, tes kesehatan dilakukan untuk menjaga  kenyamanan dan keselamatan dalam pelayanan penerbangan di Bandara Ahmad Yani. Tes kesehatan tersebut bekerja sama dengan operator Airlines dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). ”Kegiatan ini sebenarnya biasa digelar pihak maskapai kepada awaknya. Namun hari ini kegiatan ini terlaksana dengan kerja sama antara maskapai, kami, dan KKP,” jelasnya.

Prio menerangkan, hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan kemarin, semua kru pesawat dinyatakan sehat dan layak terbang. ”Semua sehat dan layak terbang, rencananya tes ini akan dilakukan secara berkala,” tambahnya.

Seorang pramugari  Yandicke Putri, yang mengikuti tes kesehatan menuturkan jika tes tersebut meliputi cek tekanan darah dan cek kadar alkohol dengan alat khusus. ”Kita dicek apakah kita fit untuk terbang atau enggak hari ini. Kebetulan memang saya  tidak pernah yang aneh-aneh dan mempersiapkan diri dengan istirahat cukup jadi tes tadi saya dinyatakan fit,” tuturnya. (den/zal/ce1)

Latest news

Related news