31 C
Semarang
Rabu, 5 Mei 2021

Menyelam Itu Asyik

SELAMA kuliah di Universitas Diponegoro (Undip), Zulfa Amalia dikenal sebagai aktivis lingkungan. Ia aktif di kelompok pencinta alam Wapeala Undip. Zulfa kerap ikut kampanye earth hour, menanam mangrove, dan kampanye lingkungan lainnya.

”Kalau lingkungan terjaga kan jadi enak dilihat. Kadang kalau saya lagi menyelam, suka menemukan sampah yang cukup mengganggu. Selain itu, kalau seandainya dimakan hewan laut, bisa berbahaya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Alumnus DIII Ilmu Komunikasi FISIP Undip ini memang hobi menyelam. Gadis kelahiran Jakarta, 6 Agustus 1993 yang kini menetap bersama keluarganya di Pekalongan ini telah memiliki sertifikat A1 sebagai seorang scuba diver yang membuatnya diperbolehkan untuk menyelam tanpa menggunakan jasa pemandu.

”Saya hobi menyelam sejak awal kuliah. Menyelam itu asyik. Waktu pertama nyelam itu saya melihat panorama bawah laut yang sangat indah. Sejak itu, saya terpikat,” ujarnya.

Zulfa mengikuti pendidikan menyelam yang diadakan oleh Wapeala Undip. Uniknya, saat awal bergabung, dia sama sekali tidak bisa berenang. ”Sempat tenggelam waktu latihan. Karena pernah tenggelam itu, saya jadi termotivasi belajar berenang dan menyelam,” kenangnya.

Hingga kini, Zulfa sudah sering mengeksplorasi pulau-pulau yang ada di Kepulauan Karimun Jawa. Di antaranya, Pulau Sambangan, Genting, Manjangan Kecil, Manjangan Besar, dan Alang-alang.

Kini, ia sedang merintis usaha traveling. Ia juga sedang merencanakan untuk keliling menyelam di Indonesia.  ”Ingin keliling Indonesia dulu sih, 70 persen dunia ini kan lautan. Indonesia punya spot-spot yang bagus dan berkelas dunia untuk diselami,” ujar Zulfa yang lulus dengan IPK 3,44 ini. (mg25/aro/ce1)

Latest news

Related news