31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Kuncinya Banyak Bersedekah dan Ramah

Risa Fadhila Jauhary adalah ibu rumah tangga yang sukses menekuni bisnis fashion. Ia mengaku memilih berbisnis karena waktunya fleksibel dan bisa tetap fokus mengurus keluarga. Seperti apa?

MIFTAHUL A’LA

BUTIK Leo Fashion Sukun di bilangan Jalan Sukun Raya Banyumanik belum setahun berdiri. Tepatnya, sejak Maret 2016 lalu. Bisnis fashion tersebut dirintis Risa Fadhila Jauhary. Wanita 25 tahun ini membuka butik untuk menerapkan ilmu manajemen pemasaran yang didapatkan saat kuliah di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (undip).

”Selain itu, saya ingin bisa hidup mandiri, tidak tergantung pada orang tua,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Risa sendiri sejak kecil sebenarnya sudah hidup dalam keluarga yang berada. Tetapi hal itu tidak membuatnya terlena, dan justru memutuskan untuk memulai bisnis sendiri. Ia memilih bidang perdagangan retail fashion. Ide bisnisnya tersebut ternyata mendapatkan dukungan penuh dari sang suami. Akhirnya, Risa pun mendirikan butik Leo Fashion Sukun sejak Maret 2016 lalu.

”Awalnya sempat merasa takut jika nanti usaha rugi bagaimana? Tapi itu harus dibuang jauh-jauh, jika tidak ya tak mungkin berani untuk berbisnis,” terangnya.

Risa mengakui, dalam dunia bisnis pasti akan ada pasang surut penghasilan. Tetapi ia memiliki cara sendiri untuk bisa terus optimistis agar bisnis yang dijalaninya terus sukses. Yakni, dengan dukungan moral dari keluarga, fokus dalam bekerja, rajin beribadah, termasuk gemar bersedekah.

”Selain itu, kuncinya harus ramah dan berikan pelayanan yang baik. Dengan begitu, konsumen akan balik lagi, dan justru suka berbelanja di sini,” kata wanita berhijab ini.

Ia mengaku, ingin fokus menjalani bisnis bukan tanpa alasan. Sebab, banyak dari teman-temannya semasa kuliah sudah duduk manis menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Baginya berbisnis itu waktunya lebih fleksibel dan bisa diatur. Hal itulah yang membuatnya lebih senang menjalani bisnis dibandingkan dengan pekerjaan kantoran. ”Alhamdulillah bisnis yang saya rintis sudah semakin besar,” akunya.

Diakui, sambil bisnis dia tetap bisa mengurus keluarga dengan maksimal. Ia juga bisa menentukan jam kerja sendiri. ”Jika bisnis sudah besar, hasilnya juga lebih menggiurkan ketimbang kerja kantoran,” ujarnya sambil tersenyum. (*/aro/ce1)

Latest news

Related news