31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Napak Tilas Haji sebagai Wisata Rohani

Umrah, selain beribadah, kita juga sekaligus melaksanakan wisata rohani. Karena kita juga mendapat kesempatan mengunjungi beberapa tempat yang bersejarah di Makkah dan Madinah.

ENI SUSULOWATI

HAL tersebut kami laksanakan pada hari ke-3 di kota Makkah, Rabu (7/12). Setelah salat subuh dan sarapan kami rombongan umrah biro perjalanan Naja melakukan napak tilas haji ke Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahman, Muzdalifah, Mina dan Jabal Nur dengan mengenakan pakaian ihrom. Karena kita akan melaksanakan umrah ke-2 yang merupakan paket umrah dari biro perjalanan Naja. Pada umrah ke-2 jamaah bisa mengumrahkan orang lain, mungkin orang tuanya yang sudah meninggal dunia.

Setelah berkendara sekitar 6 km dari pusat kota Makkah, kami akhirnya tiba di Jabal Tsur. Di Jabal Tsur terdapat Gua Tsur yang menjadi tempat perlindungan Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakr Ash-Shiddiq dari kejaran kaum kafir Quraish yang tidak ingin Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama Islam.

Setelah puas berfoto, bus membawa kami lebih jauh, hingga kami sampai di sebuah bukit batu yang bernama Jabal Rahmah. Jabal Rahmah ini juga merupakan salah satu tempat yang paling sering dikunjungi oleh jama’ah haji atau umrah ketika berada di Kota Makkah. Letaknya di ujung padang Arafah yang merupakan tempat jamaah haji melaksanakan wukuf yang merupakan salah satu rukun haji, pembeda antara pelaksanaan Haji dan Umrah.

Rahmah memiliki arti kasih sayang. Nabi Adam dan Hawa diturunkan ke bumi dan ditempatkan di tempat yang terpisah. Hingga akhirnya, setelah 500 tahun, mereka berdua bertemu di Jabal Rahmah.

Meski tingginya 70 meter dan harus melewati 160 anak tangga agar bisa mencapai puncak Jabal Rahmah. Para jamaah tetap semangat meniti setiap tangga yang licin berpasir. Apalagi bagi mereka yang ingin meminta jodoh. Maka berdoa di tugu yang berada di puncak Jabal Rahmah dipercaya akan bisa terkabul.

Selain menjadi tempat pertemuan Nabi Adam dan Hawa, Jabal Rahmah juga menjadi tempat bersejarah bagi perjalanan Nabi Muhammad SAW. Di bukit ini, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu terakhir dari Allah, sekaligus penyempurna ajaran Islam.

Setelah itu kami sampai di Muzdalifah, yaitu daerah terbuka di antara Mekkah dan Mina di Arab Saudi. Merupakan tempat jamaah haji diperintahkan untuk singgah dan bermalam setelah bertolak dari Arafah. Di Muzdalifah ini jamaah haji mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah. Bermalam di Muzdalifah hukumnya wajib dalam haji. Tiba di masjid Ja’ronah, rombongan umrah Naja tour and travel, kemudian berniat untuk umrah ke-2. (*/smu)

Latest news

Related news