33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Usulkan 5 Desa Wisata Baru

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Lima kelurahan di Kota Semarang diusulkan menjadi desa wisata pada 2017 ini. Di antaranya, kawasan Tapak Tugurejo, Jatirejo dan Cempoko Kecamatan Gunungpati, Kedungpane dan Jatibarang di Kecamatan Mijen.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri wilayah tersebut memiliki potensi wisata yang cukup tinggi. Pihaknya akan melakukan pendampingan dengan memberikan bantuan anggaran untuk pengembangan desa wisata tersebut. ”Masih kita ajukan ke Bappeda, kalau lolos bisa langsung jalan,” kata Masdiana.

Sebelumnya pemkot telah menetapkan tiga desa wisata yakni Kelurahan Kandri, Wonolopo dan Nongkosawit. Namun hingga kini hanya Kandri saja yang terlihat menonjol dibanding desa wisata lain.

Dijelaskan, untuk menjadi desa wisata, ada beberapa syarat yang harus dimiliki suatu wilayah, seperti memiliki destinasi wisata yang layak jual dan bisa dikembangkan dengan baik. ”Keberadaan desa wisata ini bisa mendongkrak sektor wisata di Kota Semarang, bukan hanya tugas pemerintah saja melainkan tugas semua pihak termasuk masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komunitas Remaja Prenjak Eko Nugroho menjelaskan jika Tapak Tugurejo memiliki potensi yang cukup besar untuk sebuah desa wisata. Destinasi andalan adalah kawasan mangrove yang sebelumnya dikelola secara mandiri. ”Pengelolaan hutan mangrove sudah dilakukan beberapa tahun lalu, penyediaan sarana hingga hasil olahan dari mangrove pun sudah kami kembangkan,” ungkapnya.

Hutan mangrove yang ada di Tapak sendiri saat ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat yang peduli dengan gagasan awal mencegah terjadinya abrasi. Namun dalam satu tahun, kelompok tersebut setidaknya sudah mendatangkan 4 ribu wisatawan yang datang untuk berkunjung. ”Kami juga menyiapkan paket wisata dengan biaya  mulai dari Rp 45 ribu-Rp 150 ribu. Kelompok PKK pun digandeng untuk membuat suvenir dan olahan makanan,” tambahnya. (den/zal/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cintai Kopi Karena Sang Ayah

BERAWAL dari kebiasaan membuatkan kopi sang ayah semasa SMA, mahasiswi jurusan hubungan internasional Fisip Undip, Vinia Esti Damaryanti, jadi ikut ketagihan mengonsumsi kopi. “Dulu sering...

Pembunuh Sadis Pemandu Karaoke segera Dilimpahkan

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Penyidik Satreskrim Polres Kendal segera menyerahkan berkas penyidikan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal. Yakni, atas penyidikan kasus...

Bermain Peran,Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Jawa

PENGGUNAAN Bahasa Jawa di kalangan pelajar pada saat ini banyak yang kurang memperhatikan unggah-ungguh. Mereka berbicara dengan rekan seusianya maupun kepada yang lebih tua...

Tampilan Lebih Stylish dan Sporty

Pilihan mobil kelas Low Cost Green Car (LCGC) tahun ini semakin beragam. Daihatsu mengenalkan New Astra Daihatsu Ayla dengan tampilan baru yang lebih stylish...

Mengurus Perizinan Tenaga Kesehatan Hanya 18 Jam

SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menunjukkan komitmennya untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan perizinan masyarakat dengan melakukan inovasi yang didukung pemanfaatan teknologi informasi....

1.200 Karyawan Simoplas Tolak Pesangon Rp 15 M

SEMARANG - Nasib 1.200 karyawan PT Simoplas Semarang yang dirumahkan sejak September 2015 silam, hingga saat ini tidak jelas. Hasil mediasi antara pihak manajemen...