31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Awal Tahun, Wabup Sidak Kesiapan ASN

KAJEN–Usai libur panjang dan cuti bersama serta diubahnya susunan 685 pejabat Eselon II, III dan IV, Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Arini Harimurti, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa ruang kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (3/1) kemarin. Sidak dilakukan usai memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan.

Wabup langsung meninjau ruang Kesra, Perekonomian, dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo), yang sebelumnya digunakan ruang Humas Setda Pekalongan. “Ini bukan sidak lo. Saya hanya ingin memastikan kawan-kawan ASN refresh, setelah cuti bersama. Apalagi mereka sudah menempati posisi jabatan yang  baru mereka,” kata Wabup Arini menolak disebut sidak.

Menurutnya, para ASN yang menempati posisi baru harus segera melakukan penyesuaian lingkungan dan melakukan tindakan nyata. Meski segala sesuatunya belum tercukupi secara maksimal. Para pejabat ASN harus segera menempati ruang kerja yang baru dan tidak ada alasan untuk berbenah terlalu lama dari kantor sebelumnya. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat terganggu. “Mari kita bangun Kabupaten Pekalongan tercinta ini dengan penuh semangat. Niat ibadah untuk pelayanan masyarakat, jangan bermalas-malasan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkominfo, Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, menjelaskan bahwa maksimal dalam waktu 1 minggu setelah pelantikan dan pengukuhan yang dilaksanakan pada 30 Desember 2016 lalu, Dinkominfo Kabupaten Pekalongan harus dapat berjalan normal, selayaknya dinas atau kantor pada umumnya.

“Tugas Dinkominfo cukup berat dan penting, yaitu menyerap dan mengelola informasi dari masyarakat, sebagai salah satu bahan dalam membuat kebijakan. Sekaligus mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat, meski secara fisik kantor belum siap,” jelas Anis.

Anis menegaskan bahwa Dinkominfo memiliki aset penting yang cukup banyak, yakni berupa peralatan yang memerlukan penanganan atau pemeliharaan khusus. Seperti antena pemancar milik bagian Santel, yang berada di Kantor Sekretariat Daerah dan server web yang masih berada di Kantor Dinas Perhubungan.

Menurutnya, pemindahan peralatan tersebut sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan apakah kantor yang akan ditempati Dinkominfo bersifat permanen atau tidak. “Kami akan mengkaji dan evaluasi terlebih dahulu terhadap semua peralatan Dinkominfo. Karena jika tidak permanen, maka pemindahan lebih baik ditunda dulu menunggu kantor yang permanen,” tegas Anis. (thd/ida)

Latest news

Related news