31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Bisnis Kue Pie Susu

MENEKUNI bisnis menjadi kesibukan baru Donnatia Manikatami. Gadis kelahiran Semarang, 19 Januari 1993 ini merintis usaha pembuatan kue Pie Susu.

Menurut Dona, Pie Susu merupakan menu kuliner dari mancanegara. Kali pertama masuk ke Pulau Bali. Kue ini masih langka didapatkan di Kota Semarang. Hal inilah yang mendorong Dona menekuni bisnis kuliner ini.

”Usaha ini (Pie Susu) sudah berjalan kurang lebih 10 bulan,” ujar Dona kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (2/1).

Mahasiswi jurusan Sastra Inggris Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang semester akhir ini belajar membuat Pie Susu secara otodidak dari Youtube. Semangatnya yang tinggi, akhirnya mampu meracik menu kue Pie Susu.

”Awalnya (sempat) gagal, saya cermati terus, mulai membuat adonan sampai rasa. Hingga mendapatkan rasa yang pas,” ujar alumnus SMA Kesatrian 1 Semarang ini.

Kue Pie Susu buatannya kini telah memenuhi outlet oleh-oleh di Kota Semarang. Bahkan, kini sudah sampai ke luar Kota Semarang. Di antaranya, Kendal, Medan dan Kalimantan.

Temen kuliah dan kampus lain mengetahui dari medsos. Sampai temen-temen dari Medan pesan sampai 15 paket. Paket big berisi 20 biji, medium 10 biji dan small 5 biji. Harga juga terjangkau,” ujarnya.

Dalam sehari, Dona yang dibantu dua karyawan mampu mencetak Pie Susu sebanyak 500 sampai 900 biji. Saat ini, ia tengah menyiapkan inovasi menu, rasa dan kemasan.

”Ada Pie Susu untuk ulang tahun. Selama ini kan masih kue tart. Ke depan juga pengin buka outlet sendiri untuk jualan. Jadi, bisa menambah alternatif menu kuliner khas Kota Semarang,” ucap gadis yang tinggal di Barusari, Semarang Selatan ini. (mha/aro/ce1)

Latest news

Related news