33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Sekolah Swasta Masih Dianaktirikan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Pemprov Jateng didesak untuk bisa lebih proporsional dan memperhatikan keberadaan sekolah swasta. Sebab, selama ini sekolah swasta masih seperti dianaktirikan dalam berbagai hal. Mulai dari anggaran sangat minim serta perhatian dan fasilitas yang belum maksimal.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengatakan, selama ini sekolah negeri lebih mendapatkan perhatian lebih dari pemprov. Kondisi tersebut membuat adanya kesenjangan antara sekolah negeri dengan sekolah swasta. Padahal, sebagai lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta memberikan peran penting di Jateng. ”Kesenjangannya memang cukup jauh dan sangat terlihat. Ini yang harus menjadi perhatian pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota,” katanya.

Mulai tahun ini, SMA/SMK se-Jateng bakal diambil alih pemprov sesuai dengan amanah Undang-Undang 23 tahun 2014. Harusnya momen tersebut bisa digunakan pemprov untuk bisa memperhatikan sekolah dan pendidik di Jateng, terutama sekolah swasta. Tetapi dalam kebijakan anggaran, pemprov hanya mengalokasikan TPP pendidik dan tenaga kependidikan PNS serta honorer di sekolah negeri. ”Sedangkan pendidik swasta belum teralokasikan anggaran termasuk sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah swasta,” ujarnya.

Dewan berharap pemprov bisa lebih memperhatikan nasib pengajar dan sekolah swasta di Jateng.  Sebab, bagaimanapun swasta ikut  berperan penting dalam kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di Jateng. Pemprov harus berkomitmen supaya anggaran pendidikan ditingkatkan jumlahnya secara proporsional, dengan memperhatikan pendidikan swasta. ”Ini menjadi tanggung jawab dan pekerjaan besar Gubernur Jateng. Bagaimana pendidikan swasta dan negeri tidak timpang,” tambahnya.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto, meminta pemprov bisa lebih memperhatikan kesejahteraan guru-guru swasta. Pemprov diminta bisa menyetarakan gaji guru, agar tidak terlalu njomplang dengan guru-guru yang bertatus PNS. Sebab, dewan kerap kali mendapatkan keluhan dari masyarakat, karena terkesan mengabaikan. ”Masak guru honorer hanya mendapatkan gaji Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per bulan. Ini kan sangat ironis,” katanya.

Selama ini pemprov masih setengah hati dan kurang mempedulikan nasib keduanya. Buktinya, pemprov lebih banyak memikirkan guru-guru yang sudah berstatus negeri dengan tunjuangan yang besar. Tapi kondisi guru honorer 180 persen berbalik. ”Ini sebenarnya sudah masalah lama, tapi tetap tidak ada perhatian dari pemprov maupun pemerintah daerah,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalan Dekat Tetap Pakai Helm

TEMANGGUNG – Petugas Polres Temanggung melakukan Operasi Simpatik Candi 2017 di Jalan Gerilya Kowangan, tepatnya di depan SMP Negeri 2 Temanggung, Kamis (2/3). Sekitar...

Colt Diesel Kuasai Pasar Niaga

SEMARANG - Dunia usaha di Indonesia yang semakin berkembang mendorong meningkatkan penjualan alat transportasi yang menunjang keperluan bisnis. Hal tersebut seperti yang dialami diler...

Prihatin dengan Gawai, Dirikan Kampung Baca Umi

MAGELANG– Semakin pesatnya perkembangan teknologi, khususnya gawai di kalangan anak-anak, membuat prihatin Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Kedungsari Kota Magelang. Bentuk keprihatinan tersebut diwujudkan dengan...

PHRI Tidak Naikkan Tarif

MAGELANG – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Magelang sepakat tidak akan menaikkan tarif untuk mengambil untung lebih dalam peringatan Hari Olahraga Nasional...

Pentingnya Pemenuhan Kebutuhan Gizi di Tengah Kesibukan

RADARSEMARANG.COM - SEMUA orang tentu ingin sehat. Nah, kesehatan seseorang, salah satunya ditentukan oleh makanan. Sebab, makanan yang diproduksi, mengandung berbagai zat. Zat makanan...

Persijap Jadi Lawan Ideal

SEMARANG - Head coach PSIS, Subangkit, menganggap Persijap Jepara adalah lawan yang ideal bagi timnya di laga uji coba pertama Ramadan yang akan digelar...